Demi Balapan di Afrika, Lewis Hamilton Siap Lanjutkan Karier F1 hingga Usia 45 Tahun

Lewis Hamilton punya alasan kuat untuk memperpanjang kariernya di Formula 1 hingga dekade 2030-an.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 23 Oktober 2026, 11:15 WIB
Pembalap Ferrari asal Inggris, Lewis Hamilton, terlihat setelah bendera merah dikibarkan akibat jarak pandang yang buruk, sehingga menunda dimulainya Grand Prix Formula Satu Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, pada 27 Juli 2025. (YVES HERMAN/POOL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Lewis Hamilton punya alasan kuat untuk memperpanjang kariernya di Formula 1 hingga dekade 2030-an. Pembalap Ferrari itu ingin mewujudkan impiannya tampil dalam balapan F1 di Afrika sebelum gantung helm.

F1 pekan lalu mengumumkan Rwanda akan masuk kalender balap pada awal 2030-an. Grand Prix tersebut bakal menjadi balapan pertama F1 di Benua Afrika sejak 1993.

Advertisement

Hamilton, yang kini berusia 41 tahun, mengaku siap bertahan lebih lama demi bisa merasakan atmosfer balapan di Afrika. Dengan jadwal pasti Grand Prix Rwanda yang belum diumumkan, juara dunia tujuh kali itu setidaknya akan berusia 45 tahun ketika balapan tersebut digelar.

"Sekarang saya terpaksa bertahan sedikit lebih lama karena ada balapan di Afrika. Balapan di Afrika sudah menjadi impian saya," ujar Hamilton, seperti dikutip The Independent, Jumat (23/10/2026). 

"Jadi, saya harus terus berjuang untuk menjaga kebugaran. Jika saya bisa terus meraih hasil bagus dalam beberapa tahun ke depan, saya akan terus melanjutkannya."

Hamilton saat ini menjalani musim keduanya bersama Ferrari setelah meninggalkan Mercedes. Meski telah memasuki usia 40-an, keinginan untuk berlomba di Afrika menjadi motivasi tambahan bagi pembalap asal Inggris tersebut untuk terus bersaing di level tertinggi.

 


Hamilton Puji Kimi Antonelli

Pembalap Mercedes asal Italia, Kimi Antonelli, yang meraih posisi pertama, merayakan kemenangannya dengan trofi di podium setelah berkompetisi di Grand Prix F1 Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, pada 19 Juli 2026. (Andrej ISAKOVIC/AFP)

Di tengah ambisinya menatap masa depan, Hamilton juga memberikan perhatian kepada mantan timnya, Mercedes. Kimi Antonelli, pembalap berusia 20 tahun yang menggantikannya di tim tersebut, berpeluang mengukir sejarah dengan menjadi juara dunia F1 termuda.

Antonelli bisa memastikan gelar pada balapan Minggu di Circuit of the Americas, Texas, jika ia menang, Hamilton finis di luar lima besar, dan pesaing terdekatnya, George Russell, mengakhiri balapan di luar posisi sembilan besar.

Skenario tersebut terbilang sulit, tetapi Antonelli memiliki keunggulan 102 poin dengan enam seri tersisa. Ia pun berada dalam posisi kuat untuk merebut gelar juara dunia dalam beberapa pekan mendatang.

Hamilton, yang menyaksikan perkembangan Antonelli selama masih di Mercedes, memberikan pujian kepada pembalap muda Italia tersebut.

Ketika ditanya apakah memiliki saran untuk Antonelli, Hamilton menjawab sambil bercanda, "Perlambatlah!"

Ia kemudian menegaskan bahwa Antonelli tidak membutuhkan banyak nasihat karena sudah membuktikan kualitasnya sepanjang musim ini.

"Dia tidak membutuhkan saran apa pun. Dia telah menunjukkan bakat dan kemampuannya. Dia menjalani musim yang luar biasa tahun ini. Saya sangat bangga kepadanya dan bagaimana dia membawa dirinya," kata Hamilton.

"Ketika saya masih di sana (Mercedes), saya sudah tahu siapa yang akan menggantikan saya. Menurut saya, keputusan memberikan kesempatan kepada pembalap muda yang sedang berkembang merupakan langkah tepat."

 


Ingin Bersaing Lebih Lama

Pembalap Inggris dari tim Ferrari, Lewis Hamilton, memacu mobilnya dalam ajang F1 Grand Prix Singapura di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, Singapura, pada 11 Oktober 2026. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Hamilton juga memuji kepribadian Antonelli yang dinilai cocok dengan lingkungan Mercedes. Ia mengaku terkesan melihat bagaimana pembalap muda itu menghadapi tekanan dalam persaingan perebutan gelar.

"Sangat menyenangkan melihat penampilannya tahun ini. Itu benar-benar mengesankan dan dia pantas menjadi juara," ujarnya.

"Dia seperti memiliki jiwa yang lebih matang di dalam tubuh mudanya. Saya menantikan bisa bersaing dengannya lebih lama lagi."

Sumber: The Independent

 

Berita Terkait