Begini Cara Penentuan Pemenang Ballon d'Or 2026: Kriteria, Sistem Poin, hingga Aturan Jika Seri

Berikut penjelasan mengenai mekanisme pemungutan suara Ballon d'Or 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 25 Oktober 2026, 16:15 WIB
Ballon d'Or merupakan penghargaan untuk individu yang mampu tampil gemilang untuk klub maupun negaranya dalam satu musim. Trofi Ballon d'Or sendiri merupakan trofi individu termahal di dunia yaitu 600 ribu dolar AS atau setara Rp8,6 miliar. (Foto: AFP/Fabrice Coffrini)

Bola.com, Jakarta - Penghargaan Ballon d'Or 2026 akan memasuki edisi ke-70. Malam penganugerahan dijadwalkan berlangsung di London Palladium, Inggris, pada Senin (26/10/2026).

Sejumlah nama besar menjadi kandidat kuat untuk membawa pulang penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut. Penyerang Bayern Munchen, Harry Kane, bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, serta wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, masuk dalam persaingan kategori putra.

Advertisement

Sementara itu, mantan pemain Barcelona, Alexia Putellas, difavoritkan untuk meraih penghargaan Ballon d'Or putri untuk ketiga kalinya sepanjang kariernya.

Namun, bagaimana sebenarnya proses pemilihan pemenang Ballon d'Or? Penentuan penerima penghargaan ini melibatkan jurnalis sepak bola dari berbagai negara, dengan kriteria penilaian dan sistem poin yang telah ditetapkan.

Berikut penjelasan mengenai mekanisme pemungutan suara Ballon d'Or 2026, mulai dari pihak yang menentukan pemenang, kriteria penilaian, sistem poin, hingga aturan jika terjadi hasil imbang, seperti dikutip dari Sportmole. 

 


Siapa yang Menentukan Pemenang Ballon d'Or?

Foto ini menunjukkan trofi setelah gelandang Manchester City asal Spanyol, Rodri, menciumnya saat memenangkan penghargaan Ballon d'Or dalam upacara penghargaan Ballon d'Or 2024 di Theatre du Chatelet, Paris, pada 28 Oktober 2024. (FRANCK FIFE/AFP)

France Football, sebagai penyelenggara Ballon d'Or, bersama L'Equipe dan seorang juri dari edisi sebelumnya berperan dalam menentukan daftar pendek atau shortlist yang berisi 30 pemain.

Untuk kategori putra, duta UEFA Luis Figo dan Fabio Capello turut memberikan masukan dalam penyusunan daftar kandidat. Sementara itu, Nadine Kessler terlibat dalam penentuan daftar pendek kategori putri.

Setelah daftar kandidat diumumkan, pemenang ditentukan melalui pemungutan suara oleh panel juri yang terdiri dari 100 jurnalis sepak bola untuk kategori putra.

Setiap jurnalis mewakili satu negara yang masuk dalam 100 besar peringkat FIFA ketika daftar kandidat diumumkan pada 8 September 2026.

Sementara itu, proses pemungutan suara untuk kategori putri melibatkan 50 jurnalis yang berasal dari negara-negara dengan peringkat tertinggi dalam daftar FIFA.

Dengan mekanisme tersebut, penentuan pemenang tidak hanya bergantung pada popularitas pemain, tetapi juga penilaian para jurnalis terhadap performa dan pencapaian mereka selama periode yang telah ditentukan.

 


Tiga Kriteria Utama Penilaian Ballon d'Or

Trofi Ballon d'Or jelang pengumuman Pemain Terbaik Dunia di Kongresshaus, Zurich, 9 Januari 2012. AFP PHOTO/FRANCK FIFE

Dalam regulasi Ballon d'Or, para juri diminta mempertimbangkan tiga kriteria utama saat menentukan pilihan. Ketiganya memiliki urutan prioritas sebagai berikut:

  • Performa individu: Penampilan pemain secara personal, termasuk kontribusi yang menentukan dan mengesankan.
  • Performa kolektif: Kontribusi bersama tim serta gelar yang berhasil diraih.
  • Kelas dan sportivitas: Sikap, perilaku, serta semangat fair play pemain di dalam maupun di luar lapangan.Penilaian mencakup penampilan pemain bersama klub dan tim nasional selama periode 3 Agustus 2025 hingga 19 Juli 2026.

Dengan demikian, pencapaian individu menjadi faktor paling penting, disusul keberhasilan bersama tim serta sikap dan sportivitas pemain.

Adapun batas akhir pemungutan suara Ballon d'Or 2026 telah ditetapkan pada Senin (28/9/2026).

 


Bagaimana Sistem Poin Ballon d'Or Bekerja?

Setiap juri diminta menyusun peringkat 10 pemain terbaik dari daftar kandidat yang tersedia. Pemain kemudian mendapatkan poin berdasarkan posisi mereka dalam daftar pilihan tersebut.

Berikut sistem poin Ballon d'Or 2026:

Posisi pertama: 15

Posisi kedua: 12

Posisi ketiga: 10

Posisi keempat: 8

Posisi kelima: 7

Posisi keenam: 5

Posisi ketujuh: 4

Posisi kedelapan: 3

Posisi kesembilan: 2

Posisi kesepuluh: 1

Seluruh poin yang diperoleh setiap pemain dari para juri kemudian dijumlahkan. Pemain dengan total poin tertinggi berhak membawa pulang trofi Ballon d'Or.

Artinya, pemain yang paling banyak menempati posisi teratas dalam daftar pilihan juri memiliki peluang besar untuk memenangi penghargaan tersebut. Namun, konsistensi menempati posisi tinggi juga berpengaruh terhadap akumulasi poin akhir.

 


Bagaimana Jika Terjadi Hasil Imbang?

Regulasi Ballon d'Or juga mengatur kemungkinan dua pemain atau lebih mengakhiri pemungutan suara dengan jumlah poin yang sama.

Jika situasi tersebut terjadi, jumlah suara untuk posisi pertama menjadi faktor pembeda pertama. Pemain yang memperoleh suara terbanyak sebagai pilihan nomor satu akan berada di posisi lebih unggul.

Apabila jumlah suara posisi pertama masih sama, penentuan berlanjut dengan membandingkan jumlah suara posisi kedua. Jika belum ditemukan pemenang, jumlah suara posisi ketiga akan diperiksa, dan seterusnya hingga salah satu pemain unggul.

Selain itu, pemimpin redaksi France Football memiliki kewenangan untuk menyelesaikan perselisihan yang muncul dari hasil pemungutan suara.

Dengan aturan tersebut, penyelenggara memiliki mekanisme untuk menentukan pemenang secara jelas, sekalipun dua atau lebih kandidat memperoleh total poin yang sama.

Sumber: Sportmole

Berita Terkait