Jadi Favorit Ballon d'Or 2026, Harry Kane: Sulit untuk Tidak Memikirkannya

Striker Bayern Munchen, Harry Kane, mengakui sulit untuk tidak memikirkan penghargaan Ballon d'Or 2026.

Bola.com, Jakarta - Striker Bayern Munchen, Harry Kane, mengakui sulit untuk tidak memikirkan penghargaan Ballon d'Or 2026.

Penyerang Timnas Inggris itu menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut.

Pemenang Ballon d'Or 2026 akan diumumkan dalam acara seremoni di London Palladium Theatre, Senin (26/10/2026) malam waktu setempat.

Kane menjadi favorit berdasarkan prediksi sejumlah bandar taruhan, bersaing ketat dengan wonderkid Barcelona, Lamine Yamal. Kylian Mbappe dan Lionel Messi juga masuk dalam daftar kandidat, meski persaingan diperkirakan mengerucut kepada Kane dan Yamal.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Performa Musim Lalu

Performa Kane sepanjang musim lalu menjadi salah satu faktor yang memperkuat posisinya. Sejak awal musim sebelumnya, pemain berusia 33 tahun itu telah mencetak 71 gol dan 14 assist bersama Bayern Munchen, serta menambah 18 gol dan tiga assist untuk Timnas Inggris.

Sementara itu, Yamal juga tampil impresif bersama Barcelona. Pemain muda asal Spanyol tersebut mencatatkan 34 gol dan 28 assist untuk klubnya sejak awal musim lalu, ditambah empat gol dalam empat kemenangan bersama Timnas Spanyol pada periode UEFA Nations League.

Kane mengaku akan sangat bahagia jika berhasil memenangkan Ballon d'Or setelah menjalani tahun yang luar biasa. Namun, ia menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan penyelenggara dan para pemilih.

"Saya akan sangat senang menerima penghargaan seperti itu," kata Kane setelah membantu Bayern Munchen bermain imbang 2-2 melawan Arsenal di Liga Champions, Rabu (21/10/2026).

Kepikiran

Kane juga mengakui sulit mengabaikan berbagai rumor menjelang pengumuman pemenang. Meski berusaha tetap fokus pada pertandingan, ia tidak menampik rasa penasaran mengenai siapa yang akan membawa pulang trofi tersebut.

"Saya ingin mengetahui lebih awal siapa yang menang, sehingga bisa melihat hasilnya tanpa harus menunggu sepanjang malam. Namun, itu keputusan mereka. Saya tidak bisa mengendalikannya," ujarnya.

"Saya berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya. Namun, tentu sulit untuk tidak melakukannya. Selalu ada rumor yang beredar dan saya mencoba menjauhinya."

Jika berhasil menang, Kane berpeluang menjadi pemain Inggris pertama yang meraih Ballon d'Or sejak Michael Owen pada 2001. Penghargaan tersebut telah diberikan sejak 1956 dan menjadi salah satu tolok ukur pencapaian individu tertinggi dalam sepak bola.

Video Populer

Foto Populer