BRI Super League: Bali United Gagal Menang di Kandang Persita, Johnny Jansen Akui Pertahanan Buruk

Bali United bermain imbang 1-1 dengan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Minggu (25/10/2026).

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 25 Oktober 2026, 22:30 WIB
Duel Persita Tangerang vs Bali United pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Minggu (25/10/2026). (Dok. Media Bali United)

Bola.com, Denpasar - Pada babak pertama, tepatnya pada menit ke-26, Marko Dugandzic mencetak gol sundulan untuk keunggulan Bali United atas Persita Tangerang dalam laga pekan ketujuh BRI Super League 2026 di Banten International Stadium pada Minggu (25/10/2026).

Keunggulan 0-1 hingga menit 90'+5 tampaknya membuat Bali United percaya diri dan memutus predikat tim jago kandang musim ini karena selalu kalah di laga tandang. Namun, asa itu sia-sia.

Advertisement

Sebab Pablo Ganet menyamakan kedudukan pada menit ke-90+6. Kehilangan 3 poin di menit akhir, membuat Pelatih Bali United Johnny Jansen kecewa berat.

Situasi ini, juga membuat Pendekar Cisadane masih tidak terkalahkan dalam enam pertandingan di BRI Super League.

Bahkan Persita mendapat predikat sebagai tim yang sangat gemar mencetak gol di menit-menit akhir.

Sejak pekan pertama, Persita selalu mencetak gol tidak lebih dari 10 menit terakhir waktu pertandingan.

Situasi ini yang membuat Johnny Jansen sedikit kesal karena Persita mampu bermain disiplin dalam 96 menit pertandingan.

“Kami unggul 1-0 dan memiliki peluang mencetak gol kedua, tapi kami tidak memanfaatkannya. Saya harus memberikan pujian kepada Persita atas perjuangan mereka. Namun, menurut saya, kami seharusnya bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Johnny Jansen usai pertandingan.


Pertahanan yang Buruk

Duel Persita Tangerang vs Bali United pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Minggu (25/10/2026). (Dok. Media Bali United)

Johnny Jansen juga sebenarnya sadar Persita Tangerang sangat rajin mencetak gol di menit akhir bahkan pada masa injury time.

Namun, situasi itu gagal diantisipasi dengan baik oleh Bali United. Menurutnya, kualitas lini pertahanan harus dijaga sepanjang pertandingan.

“Dalam situasi itu, kami bertahan dengan sangat buruk dan mereka mampu mencetak gol yang bagus," ujar Johnny Jansen.

"Kami tentu harus melakukan lebih baik. Ini bukan soal mengantisipasi gol menit akhir, melainkan bagaimana kami bertahan dengan lebih baik pada momen tersebut,” lanjutnya.

Meskipun belum menang di laga tandang, tapi Johnny Jansen sedikit puas bisa mengamankan 1 poin dan menganggap hasil imbang sudah sesuai harapan meskipun ada perasaan kecewa yang tidak bisa ditutupi.


Laga yang Sulit

Tim Geypens saat menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali United Training Center. Ia resmi direkrut Bali United musim ini. (Bola.com/Alit Binawan)

Sementara di sisi lain, pemain Bali United, Tim Geypens, menganggap pertandingan menghadapi Persita adalah laga yang sulit.

“Pertandingan ini sulit. Banyak duel dan bola panjang. Namun, menurut saya, kami seharusnya bisa memenangkan laga ini," ujar Tim Geypens.

"Jika ingin bersaing memperebutkan posisi juara, peringkat kedua, atau ketiga, kami harus mampu memenangi pertandingan seperti ini,” lanjutnya.

Berita Terkait