Pablo Ganet Selamatkan Persita dari Kekalahan, Rekor Pendekar Cisadane Belum Ternoda

Gelandang petarung berusia 31 tahun asal Guinea Khatulistiwa itu mencatatkan namanya di papan skor sekaligus meluputkan tuan rumah dari kekalahan hanya beberapa menit sebelum lanjutan BRI Super League 2026/2027 berakhir.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 25 Oktober 2026, 22:45 WIB
Pemain Persita Tangerang, Pablo Ganet, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bali United dalam laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Minggu (25/10/2026). (dok. Persita)

 

Bola.com, Jakarta - Pablo Ganet menyelamatkan Persita Tangerang dari kekalahan saat menjamu Bali United di Banten International Stadium (BIS), Serang, Minggu (25/10/2026).

Advertisement

Gelandang petarung berusia 31 tahun asal Guinea Khatulistiwa itu mencatatkan namanya di papan skor sekaligus meluputkan tuan rumah dari kekalahan hanya beberapa menit sebelum lanjutan BRI Super League 2026/2027 berakhir.

Gol Pablo Ganet pada menit 96'+6 membuat Bali United harus puas bermain imbang 1-1 setelah unggul 1-0 lebih dulu sejak menit ke-28 berkat aksi Marko Dugandzic.

Persita sebelumnya menargetkan kemenangan di kandang atas Bali United, tapi sepertinya nasib baik belum berpihak kepada tim berjulukan Pendekar Cisadane.

Meski gagal meraup tiga angka, tapi hasil ini menambah rekor tak terkalahkan Persita dalam enam laga yang sudah mereka lakoni dengan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Selepas duel, sang pelatih Carlos Pena mengomentari tuaian yang diraih anak-anak asuhnya.

 

Layak Menang

Carlos Pena, pelatih Persita Tangerang. (Dok. ileague.id)

Menurut Carlos Pena, Persita sebenarnya layak meraih tiga angka alias memenangkan laga.

Soalnya, sepanjang pertandingan, Persita banyak peluang untuk mencetak gol, tapi semua terbuang sia-sia.

“Kami mendapatkan satu poin pada akhirnya, tetapi sejujurnya saya merasa kami pantas mendapatkan tiga poin hari ini,” kata Carlos Pena.

“Saya yakin pada pertandingan ini kami menciptakan peluang paling banyak dibandingkan enam laga sebelumnya di liga. Namun, kami kurang akurat dalam memanfaatkan kesempatan. Kami tidak bisa mencetak lebih banyak gol,” imbuh mantan nakhoda Persija Jakarta berpaspor Spanyol.

 


Apresiasi Semangat Pantang Menyerah Persita

Carlos Pena tetap memuji kinerja serta semangat pantang menyerah yang dipertontonkan pemainnya yang membuat tuan rumah terhindar dari noda kekalahan di depan pendukung setianya.

“Hal positifnya tim tidak menyerah dan terus berusaha sampai akhir. Kami bisa mendapatkan satu poin melawan lawan yang sangat sulit,” Carlos Pena memungkasi.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait