Toto Wolff Ungkap Pengakuan Kimi Antonelli sebelum Menang F1 GP Amerika Serikat

Kimi Antonelli mengaku tidak memikirkan gelar juara dunia sebelum tampil di GP Amerika Serikat 2026.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 26 Oktober 2026, 14:15 WIB
Pemenang balapan, Andrea Kimi Antonelli, dari Italia dan Tim F1 Mercedes AMG Petronas merayakan bersama timnya di parc ferme saat Grand Prix F1 Amerika Serikat di Sirkuit Amerika pada 26 Oktober 2026 di Austin, Texas. (Sona Maleterova/Getty Images melalui AFP)

Bola.com, Jakarta - Kimi Antonelli tampil dominan untuk memenangi F1 GP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas, Austin, Senin (26-10-2026) dini hari WIB.

Pembalap Mercedes tersebut finis 13 detik lebih cepat di depan para pesaingnya dan makin dekat dengan gelar juara dunia pertamanya.

Advertisement

Di balik kemenangan itu, ada sikap menarik yang diperlihatkan Antonelli sebelum balapan dimulai.

Ketika tekanan untuk merebut gelar makin besar, pembalap asal Italia tersebut justru mengaku ingin menikmati balapan tanpa terlalu memikirkan klasemen kejuaraan.

Bos Mercedes, Toto Wolff, mengungkap percakapan singkat mereka di kantor sebelum Antonelli bersiap menuju lintasan.

Menurut Wolff, sikap tersebut menunjukkan bagaimana pembalap berusia 20 tahun itu menghadapi tekanan pada fase penting musim ini.


Pengakuan Antonelli

Pemenang balapan, Andrea Kimi Antonelli, dari Italia dan Tim F1 Mercedes AMG Petronas, peringkat kedua, Charles Leclerc, dari Monako dan Scuderia Ferrari dan peringkat ketiga, Max Verstappen, dari Belanda dan Oracle Red Bull Racing merayakan di parc ferme selama Grand Prix F1 Amerika Serikat di Sirkuit Amerika pada 26 Oktober 2026 di Austin, Texas. (Sona Maleterova/Getty Images melalui AFP)

Wolff menceritakan Antonelli sempat menghampirinya sebelum balapan. Dalam percakapan tersebut, pembalap berusia 20 tahun itu menyampaikan dirinya ingin menikmati momen itu dan tidak memikirkan perebutan gelar juara dunia.

"Dia masuk ke kantor saya sebelum bersiap dan berkata, 'Saya akan menikmati momen ini. Aneh rasanya, saya sama sekali tidak memikirkan kejuaraan'," ujar Wolff, dikutip dari Crash, Senin (26-10-2026).

Wolff mengaku terkesan dengan cara Antonelli menghadapi situasi tersebut. Menurutnya, pembalap muda itu masih berada dalam proses memahami respons emosionalnya ketika menghadapi tekanan besar di Formula 1.


Strategi Berbuah Kemenangan

Toto Wolff, Direktur Eksekutif Tim Mercedes AMG Petronas F1, tiba di Paddock sebelum sesi latihan menjelang Grand Prix F1 Kanada di Sirkuit Gilles-Villeneuve pada 22 Mei 2026 di Montreal, Quebec. (Minas Panagiotakis/Getty Images via AFP)

Selain performa Antonelli, keputusan strategi Mercedes turut berperan penting dalam kemenangan di Austin.

Tim memilih strategi satu kali pit stop, meski Max Verstappen dan Red Bull mencoba memberikan tekanan melalui pendekatan berbeda.

Wolff mengapresiasi tim strategi Mercedes yang tetap berpegang pada perhitungan mereka.

Menurutnya, keputusan tersebut terbukti tepat karena Antonelli mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir balapan.

Kemenangan di GP Amerika Serikat menjadi modal penting bagi Antonelli menjelang seri berikutnya di Meksiko.

Antonelli kini hanya membutuhkan tambahan dua poin untuk memastikan gelar juara dunia, dengan persaingan masih menyisakan lima seri.


Gelar Dunia Makin Dekat

Pembalap Mercedes asal Italia, Kimi Antonelli, yang meraih posisi pertama, merayakan kemenangannya dengan trofi di podium setelah berkompetisi di Grand Prix F1 Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, pada 19 Juli 2026. (Andrej ISAKOVIC/AFP)

Antonelli memimpin klasemen dengan keunggulan 123 poin atas rekan setimnya, George Russell.

Dengan maksimal 125 poin yang masih tersedia pada sisa musim, pembalap yang gabung Mercedes pada 2025 itu berada dalam posisi sangat kuat untuk mengunci gelar di GP Meksiko.

Meski begitu, Wolff tidak ingin timnya terlalu cepat merayakan keberhasilan tersebut.

Ia menegaskan Antonelli tetap harus menyelesaikan balapan berikutnya dengan hasil yang cukup untuk memastikan gelar.

Jika berhasil menjadi juara dunia, Antonelli berpeluang mencatat sejarah sebagai juara dunia Formula 1 termuda.

Fokus Mercedes kini tertuju pada GP Meksiko, tempat Antonelli memiliki kesempatan untuk menuntaskan perburuan gelar musim ini.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait