BRI Super League: Milos Joksic Pasrah dengan Nasibnya di Garudayaksa FC

Performa Garudayaksa FC sejauh ini biasa saja di BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 27 Oktober 2026, 10:30 WIB
Milos Joksic, pelatih Garudayaksa FC. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Kursi kepelatihan Milos Joksic di Garudayaksa FC mulai digoyang. Menyusul rentetan hasil buruk di awal musim BRI Super League 2026/2027, pelatih asal Serbia itu memilih bersikap pasrah dan menyerahkan sepenuhnya masa depannya kepada pihak manajemen klub.

Garudayaksa FC saat ini terpuruk di peringkat ke-14 klasemen sementara setelah hanya mampu mengoleksi lima poin dari tujuh pertandingan, hasil dari satu kali menang, dua kali imbang, dan empat kali kalah.

Advertisement

Evaluasi besar-besaran pun membayangi tim setelah mereka kembali menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/10/2026) malam.

Pada laga itu, Garudayaksa FC sebenarnya tidak tampil buruk. Dominik Holek dan kawan-kawan bahkan mampu memberikan perlawanan yang mantap.


Fokus Bekerja

Milos Joksic, pelatih Garudayaksa FC. (Dok. ileague.id)

Meski rumor pendepakan dirinya berembus kencang akibat catatan satu kemenangan tersebut, Milos Joksic mengaku belum menerima ultimatum resmi dari manajemen Garudayaksa FC.

Ia menegaskan keputusan akhir berada di tangan para petinggi klub. Saat ini fokusnya hanya memberikan pekerjaan yang terbaik di Garudayaksa FC.

"Ya. Itu pertanyaan untuk manajemen, tentu saja. Namun, jika manajemen memiliki pemikiran yang berbeda, apa yang bisa saya lakukan? Saya datang untuk bekerja, saya datang untuk membangun tim," ujar Milos Joksic.


Jalan Terjal

Penyerang Persib Bandung, Mariano Peralta (kiri), melepaskan tembakan ke gawang Garudayaksa FC dalam laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (25/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Lebih lanjut, Milos Joksic berdalih bahwa performa minor timnya tidak lepas dari badai cedera di awal musim serta jadwal pertandingan yang sangat terjal.

Garudayaksa FC dipaksa memainkan empat laga tandang berturut-turut, lalu langsung dihadapkan dengan tim-tim tangguh seperti Persik Kediri dan Persib Bandung.

"Saya percaya pada pekerjaan saya dan kami bermain semakin baik dari hari ke hari. Pada tiga pertandingan pertama sebelum jeda, kami tidak memiliki skuad yang utuh. Setelah itu, kami bermain jauh-jauh lebih baik dalam empat pertandingan terakhir," bela Joksic.

"Hari ini saya bangga karena kami menurunkan bek kiri yang baru berusia 17 tahun dan penyerang berusia 19 tahun. Kami sedang membangun tim. Kami membuat tim ini menjadi lebih kuat. Namun, hasil saat ini memang belum baik," tambahnya.


Persaingan di BRI Super League Musim Ini

Berita Terkait