Calvin Verdonk dkk. Diuntungkan, Lens Larang Suporternya Hadiri Derby du Nord Kontra Lille

Lens menjatuhkan sanksi ke suporter sendiri. Lille bisa mengambil keuntungan dari kebijakan Lens tersebut.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 30 Oktober 2026, 07:30 WIB
Calvin Verdonk, LOSC Lille, musim 2026/2027. (Dok. X @losclive)

Bola.com, Jakarta - Calvin Verdonk dkk. di tim Lille bisa mendapatkan sedikit keuntungan saat bertanding melawan Lens pada laga pekan kesembilan Ligue 1 2026/2027, Sabtu (31-10-2026) dini hari WIB.

Hal itu karena Lens tidak akan ditemani pendukung setia saat bertandang menyambangi markas Lille. Alhasil, Stadion Pierre-Mauroy di Villeneuve d'Ascq hanya akan dipenuhi suporter tuan rumah.

Advertisement

Lens mengambil langkah tegas lantaran perilaku pendukung mereka dalam laga Liga Champions melawan Club Brugge, Kamis pekan lalu, dinilai telah melewati batas toleransi.

Kebijakan Lens itu muncul setelah UEFA lebih dulu menjatuhkan hukuman berupa larangan menjual tiket tandang untuk dua pertandingan Liga Champions terdekat, yakni saat menghadapi RB Leipzig dan Liverpool.

Dalam pertandingan kontra Club brugge di Stadion Jan Breydel, Lens kalah telak 0-3.

Sejumlah suporter Lens kedapatan menyalakan dan melemparkan benda piroteknik, serta melakukan perusakan di dalam stadion.


Insiden di Brussel

Pendukung Lens menyalakan suar saat mereka menyemangati timnya dari tribune selama Liga Champions UEFA, pertandingan fase liga 3, pertandingan antara Club Brugge KV dan RC Lens di Stadion Jan Breydel di Bruges pada 22 Oktober 2026. (NIKOLAS TUCAT/AFP)

Sebelum pertandingan di Belgia itu berlangsung, Lens sebenarnya sudah mengingatkan suporternya bahwa UEFA telah menjatuhkan hukuman larangan penjualan tiket tandang dengan masa percobaan.

Namun, sanksi itu akhirnya diberlakukan setelah insiden di markas Club Brugge.

Melalui pernyataan resmi pada Rabu waktu setempat, Lens mengungkapkan insiden tersebut turut menyebabkan sejumlah pihak mengalami cedera.

"Suporter klub penyandang disabilitas mengalami cedera secara langsung akibat pelemparan benda piroteknik," demikian pernyataan Lens, dikutip dari The Athletic.

Seorang petugas stadion yang bertugas pada hari pertandingan juga dilaporkan mengalami cedera.


Melanggar Garis Merah

Para pemain Lens bereaksi setelah kebobolan gol kedua dari Club Brugge dalam pertandingan Liga Champions UEFA, pekan ke-3 fase liga, antara Club Brugge KV dan RC Lens di Stadion Jan Breydel, Bruges, pada 22 Oktober 2026. (NICOLAS TUCAT/AFP)

Lens menegaskan tindakan para pendukungnya tidak lagi bisa dianggap sebagai bagian dari aksi suporter yang terkadang mewarnai tribune stadion.

"Situasi ini jauh melampaui batas dari aksi-aksi yang terkadang mengiringi ekspresi dukungan di tribun. Sebuah garis merah telah dilanggar," tulis Lens.

Manajemen Lens juga menjelaskan batasan itu sebelumnya telah disepakati bersama kelompok suporter melalui pembicaraan yang berlangsung pada musim lalu.

Kesepakatan tersebut berlandaskan prinsip bahwa keselamatan setiap individu dan semua pihak yang terlibat dalam pertandingan tidak boleh dipertaruhkan.

Atas pelanggaran itulah, Lens memutuskan tidak menjual tiket kepada suporternya untuk pertandingan Derby du Nord melawan Lille.


Absen di Derby du Nord

Aksi bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk saat memperkuat Lille menjamu Lyon dalam laga pekan keenam Ligue 1 2025/2026, Minggu (28/9/2025) malam. (Dok. Lille)

Sebagai informasi, kedua klub merupakan rival sengit yang bermarkas di wilayah utara Prancis dengan jarak hanya sekitar 17 mil.

"Klub menilai tanggung jawab yang telah disepakati bersama telah diabaikan. Keputusan ini memiliki dua tujuan, yakni memberikan hukuman sekaligus mencegah kejadian serupa," lanjut pernyataan Lens.

Lens menyadari keputusan itu akan menimbulkan kekecewaan besar di kalangan pendukungnya. Meski demikian, klub menegaskan tidak bersedia mengambil risiko terjadinya kericuhan lebih lanjut.

Stadion Lille, Stade Pierre-Mauroy, memiliki kapasitas untuk menampung 2.000 suporter tim tamu dalam pertandingan Ligue 1.

Di klasemen sementara Ligue 1, Lille menempati peringkat ketiga. Sementara itu, Lens berada di posisi ketujuh setelah mengakhiri musim lalu sebagai runner-up dan meraih gelar Coupe de France pertamanya.

 

Sumber: The Athletic

Berita Terkait