Marc Marquez Makin Dekat ke Gelar MotoGP 2026, Joan Mir: Rivalnya Tak Mampu Mengatasi Tekanan

Joan Mir sebut rival Marc Marquez tak kuat menahan tekanan dalam perburuan gelar MotoGP.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 November 2026, 17:00 WIB
Joan Mir dari Tim Repsol Honda terlihat di pit setelah sesi latihan bebas kedua di Grand Prix MotoGP Catalunya di sirkuit Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, ​​pada 16 Mei 2026. (Lluis GENE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Joan Mir menilai Marc Marquez makin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP 2026 karena para pesaingnya gagal mengatasi tekanan yang diberikan pembalap Ducati tersebut.

Marquez menunjukkan kebangkitan luar biasa dalam persaingan musim ini.

Advertisement

Setelah mengawali kompetisi dengan lambat, pembalap Ducati itu berhasil memangkas defisit 102 poin hingga mencapai peluang pertamanya untuk mengunci gelar pada MotoGP Qatar, akhir pekan ini.

Performa Marquez memang mengesankan sejak kembali ke lintasan setelah menjalani operasi.

Namun, keberhasilannya dalam persaingan gelar juga tidak terlepas dari hilangnya banyak poin oleh duo pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, akibat kesalahan, kecelakaan, serta cedera yang mereka alami.

Perubahan drastis dalam peta persaingan tersebut membuat Aprilia mendapat sorotan.


Pujian Mir

Marc Marquez beraksi di MotoGP Malaysia 2026 (AFP)

Pabrikan asal Noale, Italia, itu beberapa kali gagal memaksimalkan kesempatan meraih hasil terbaik, termasuk ketika memiliki motor paling kompetitif pada akhir pekan balapan.

Mir, yang kini membela Honda dan pernah menjadi rekan setim Marquez di pabrikan Jepang tersebut, memberikan pujian atas penampilan sang juara bertahan sepanjang 2026.

Menurutnya, para pembalap Aprilia tidak mampu menghadapi tekanan yang muncul dari persaingan gelar yang dibangun Marquez.

"Saya melihat Marc sepenuhnya fokus pada apa yang harus dia lakukan, tanpa membuat kesalahan," ujar juara dunia 2020 itu, dikutip dari Motorsport.

"Menurut saya, gelar juara dunia sudah sangat terbuka untuknya karena para pembalap lain tidak mampu mengatasi tekanan yang dia berikan," imbuhnya.


Kuat dan Cerdas

Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP asal Prancis, Fabio Quartararo, menikung saat sesi latihan pertama menjelang Grand Prix MotoGP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 8 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Fabio Quartararo, yang meraih gelar juara dunia setahun setelah Mir, juga menyoroti penampilan Marquez pada MotoGP Australia.

Dalam balapan sprint di sana, Jorge Martin terjatuh saat berusaha mengejar Marquez hingga mengalami patah tulang pergelangan tangan.

"Memang benar Marc sekarang sangat, sangat kuat. Dia tampil sangat baik dan cerdas di Australia," kata Quartararo setelah balapan sprint di Sepang.

"Jadi, jika dia terus tampil seperti itu, tentu gelar juara dunia akan menjadi miliknya."

 

Sumber: Motorsport

Berita Terkait