Liga Champions: Victor Osimhen Jelaskan Alasan Tak Rayakan Gol ke Gawang Juventus

Victor Osimhen menjelaskan mengapa dia tidak merayakan gol ke gawang Juventus di leg kedua play-off Liga Champions, Kamis (26-2-2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Laga dramatis tersaji saat Juventus menjamu Galatasaray. Meski menang 3-2 pada pertandingan leg kedua, wakil Italia itu tetap tersingkir dari play-off fase gugur Liga Champions setelah kalah agregat 5-7.

Juventus sempat unggul 3-0 hingga menit ke-90, bahkan dalam kondisi bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua.

Namun, di babak tambahan waktu, Victor Osimhen mencetak gol penentu yang memastikan langkah Galatasaray ke babak 16 besar.

Menariknya, mantan penyerang Napoli itu memilih tidak merayakan gol krusialnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Perlu Merayakannya

Usai pertandingan, Osimhen menjelaskan sikapnya tersebut dalam wawancara dengan Prime Video Italia.

"Saya tidak perlu melakukannya. Saya pikir penting untuk menghormati seseorang yang saya pedulikan dan punya peran penting dalam karier saya,” ujar Osimhen.

"Jelas, saya berbicara tentang (Luciano) Spalletti. Saya tidak merasa perlu merayakannya," imbuhnya.

Spalletti dan Osimhen pernah bekerja sama di Napoli durasi 2021-2023.

Penyerang asal Nigeria itu menilai performa timnya juga belum layak dirayakan, meski berhasil lolos.

"Kami bermain buruk, bahkan ketika mereka bermain dengan sepuluh orang, jadi tidak ada alasan untuk merayakannya. Bahkan ketika saya mencetak gol penentu, saya tidak merasa perlu merayakan. Saya bukan tipe pemain yang mencoba menyembunyikan emosi. Saya melihat orang-orang ini bertepuk tangan untuk Juventus atas penampilan mereka. Saya bisa bilang, saya senang," tutur Osimhen.

Tetap Kritik Performa Tim

Walau membawa Galatasaray melaju ke babak berikutnya, Osimhen mengaku tidak sepenuhnya puas. Dalam wawancara terpisah dengan CBS Sports, ia kembali menegaskan kekecewaannya terhadap performa tim.

"Saya harus jujur, saya kecewa dengan penampilan tim, seluruh tim," katanya.

"Saya harus memberi pujian kepada Juventus atas permainan mereka. Kami lolos, tetapi masih banyak yang harus kami perbaiki jika ingin melangkah lebih jauh dan menghadapi tim-tim besar. Penampilan kami sebenarnya tidak bagus; Juventus pantas menang, tetapi saya senang tim saya lolos ke babak berikutnya," lanjutnya.

Di babak 16 besar nanti, Galatasaray akan menghadapi Liverpool atau Tottenham. Sementara itu, Atalanta menjadi satu-satunya wakil Serie A yang tersisa dan akan berjumpa Bayern Munchen atau Arsenal pada fase selanjutnya.

 

Sumber: Football Italia

Video Populer

Foto Populer