Donald Trump Dikabarkan Ingin Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Donald Trump dilaporkan sedang menyiapkan pekerjaan baru yang mengejutkan untuk presiden FIFA, Gianni Infantino. Jadi Sekjen PBB!

Bola.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan sedang menyiapkan peran baru untuk Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Trump, yang saat ini menjalani masa jabatan keduanya sebagai Presiden AS, disebut memiliki hubungan yang makin dekat dengan Infantino dalam beberapa tahun terakhir.

Selama periode tersebut, Infantino beberapa kali menyampaikan pujian kepada Trump. Satu di antaranya terjadi ketika Trump menerima FIFA Peace Prize edisi perdana dalam acara undian Piala Dunia 2026, Desember 2025.

Trump juga menyerahkan trofi Piala Dunia Antarklub 2025 kepada Chelsea pada Juli 2025. Perannya kembali menjadi sorotan saat menghadiri final Piala Dunia 2026 antara Spanyol versus Argentina.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kedekatan Trump-Infantino

Dalam laga tersebut, Trump menyerahkan medali kepada para pemain juara dan runner-up.

Menurut pembaca gerak bibir, ia juga menyampaikan pesan enam kata kepada setiap pemain Spanyol sebelum menyerahkan trofi kepada kapten Spanyol sekaligus kandidat Ballon d'Or, Rodri, bersama Infantino.

Infantino kemudian terlihat tertawa ketika Trump mengabaikan permintaannya untuk meninggalkan panggung agar para pemain Spanyol dapat merayakan keberhasilan mereka menjuarai Piala Dunia 2026.

Peristiwa itu disebut menjadi insiden terbaru yang memicu sorotan terhadap FIFA terkait kedekatan Infantino dengan Trump.

Kontroversi

Satu di antara kontroversi terbesar sepanjang Piala Dunia 2026 adalah keputusan FIFA mencabut sanksi larangan bermain satu pertandingan terhadap penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, setelah kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar.

UEFA menyebut keputusan tersebut sebagai langkah yang "belum pernah terjadi sebelumnya, sulit dipahami, dan tidak dapat dibenarkan".

FIFA disebut mengambil keputusan itu setelah adanya campur tangan langsung dari Trump sehingga memunculkan pertanyaan mengenai posisi Infantino sebagai pemimpin badan sepak bola dunia.

Menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 2016, Infantino kini dikabarkan berpotensi menjadi "lame-duck president" karena sejumlah negara yang sebelumnya mendukung pencalonannya kembali disebut mulai mempertimbangkan menarik dukungan.

Trump Ingin Infantino Jadi Sekjen PBB

Menurut laporan eksklusif The New York Post, dilansir Give Me Sport, Trump menginginkan Infantino, yang kini berusia 56 tahun, menjadi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya.

Seorang sumber yang dekat dengan Trump mengatakan presiden berusia 80 tahun itu menilai Infantino dihormati di seluruh dunia dan memiliki kemampuan khusus untuk menyatukan banyak pihak.

Pemilihan Sekretaris Jenderal PBB berikutnya akan digelar tahun ini untuk menggantikan Antonio Guterres dari Portugal, yang dijadwalkan mengakhiri masa jabatannya pada Desember.

Untuk menduduki posisi tersebut, Infantino harus memperoleh dukungan dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB, termasuk melewati hak veto lima anggota tetap, sebelum mendapatkan persetujuan Majelis Umum PBB.

Gaji Jadi Kendala

Laporan The New York Post menyebut belum diketahui apakah Infantino berminat menerima jabatan itu. Belum jelas pula sejauh mana Trump telah membahas rencana tersebut dengannya.

Utusan khusus Trump untuk kemitraan global, Paolo Zampolli, menyebut hanya Trump yang bisa memiliki gagasan seperti itu.

Menurut Zampolli, Infantino akan menjalankan tugas tersebut dengan baik karena disukai banyak pihak.

"Di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Anda harus berurusan dengan 193 negara anggota. Di FIFA ada lebih dari 200 anggota, dan rekam jejak Gianni menunjukkan dia tahu bagaimana mengelolanya," ujar Zampolli.

Namun, laporan itu juga menyebut besaran gaji bisa menjadi satu di antara kendala.

Infantino dikabarkan menerima sekitar 6 juta dolar AS per tahun sebagai Presiden FIFA, sedangkan gaji Sekretaris Jenderal PBB dilaporkan berada di kisaran 418 ribu dolar AS per tahun.

 

Sumber: Give Me Sport

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer