Singgung Napoli, Lukaku Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk dalam Hidupnya

Romelu Lukaku mengungkapkan 2025 menjadi tahun terberat dalam hidupnya.

Bola.com, Jakarta - Romelu Lukaku mengungkapkan 2025 menjadi tahun terberat dalam hidupnya. Penyerang asal Belgia itu juga membantah klaim bahwa dirinya tidak dalam kondisi fit saat masih membela Napoli.

Lukaku mengalami cedera paha serius pada Agustus 2025. Kondisi tersebut membuatnya minim bermain sepanjang musim dan sempat mengalami beberapa kali kambuh.

Situasi semakin rumit setelah Lukaku berselisih dengan Napoli terkait keputusannya kembali ke Belgia untuk menjalani perawatan. Pada September 2025, ia juga kehilangan sang ayah. Keluarganya bahkan menghadapi masalah terkait kepulangan jenazah untuk prosesi pemakaman.

"Itu adalah tahun terburuk dalam hidup saya," ujar Lukaku kepada Het Laatste Nieuws via Football Italia, Rabu (19/8/2026).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Alasan Tinggalkan Napoli

Lukaku kemudian mengungkap alasan dirinya memilih meninggalkan Napoli. Ia mengaku mendengar sejumlah keputusan sudah dibuat terkait masa depannya.

"Saya memilih meninggalkan Napoli karena mendengar berbagai hal dan keputusan sudah dibuat. Jika memang begitu, saya lebih baik pergi," kata Lukaku.

Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya tidak fit.

"Klaim bahwa saya tidak fit itu tidak benar. Mereka mungkin mengatakan hal tersebut di Italia untuk memboikot saya, tetapi saya 100 persen siap bermain," ujarnya.

Pensiun setelah 2030

Lukaku menjadi pemain pengganti Belgia di Piala Dunia 2026. Namun, kondisinya terus membaik sepanjang turnamen.

Setelah itu, Lukaku bergabung dengan Fenerbahce dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 6 juta euro plus bonus. Ia menjalani debut dengan tampil selama 10 menit saat menghadapi Olympique Lyon.

Lukaku berharap bisa bermain kompetitif selama dua tahun bersama Fenerbahce sebelum kembali ke Belgia.

"Saya berharap bisa menyelesaikan dua tahun tersebut dan setelah itu pulang. Saya selalu mengatakan ingin terus bermain hingga 2030, termasuk bersama Belgia. Setelah itu, game over," tutur Lukaku.

Pada usia 33 tahun, Lukaku masih bertekad menjaga kebugarannya dan melanjutkan karier selama mungkin.

Sumber: Het Laatste Nieuws via Football Italia

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer