FIFA Siapkan Aturan Baru agar Polemik Kasus Folarin Balogun di Piala Dunia 2026 Tak Terulang

FIFA bersiap ubah aturan untuk mencegah terulangnya insiden Folarin Balogun.

Bola.com, Jakarta - FIFA berencana mengubah regulasi untuk mencegah terulangnya kontroversi pembatalan hukuman larangan bermain satu pertandingan yang sempat dijatuhkan kepada penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Informasi itu disampaikan sejumlah sumber kepada ESPN.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, dijadwalkan memimpin rapat pertama Dewan FIFA yang beranggotakan 37 orang pada Kamis.

Pertemuan ini menjadi yang pertama sejak rencana FIFA Forward Enterprise (FFE) untuk melibatkan investor swasta dalam pengelolaan hak komersial Piala Dunia terungkap dan kemudian dibatalkan sekitar 11 pekan lalu.

Satu di antara agenda utama rapat adalah usulan perubahan aturan yang melarang pembatalan hukuman otomatis berupa larangan bermain satu pertandingan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Minta Penjelasan Lebih Lanjut

Keputusan komite disiplin FIFA yang menangguhkan hukuman Balogun sebelumnya menuai kecaman karena dinilai membuka peluang intervensi politik.

Kontroversi itu mencuat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui secara pribadi meminta Infantino meninjau hukuman yang dijatuhkan kepada Balogun.

Sejumlah anggota FIFA pun mengkritik kedekatan Infantino dengan Trump dan mempertanyakan potensi konflik kepentingan.

Namun, perubahan regulasi saja diperkirakan belum cukup untuk meredakan tuntutan transparansi.

Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) yang juga Wakil Presiden FIFA, Debbie Hewitt, termasuk pihak yang meminta penjelasan lebih lanjut mengenai pembatalan hukuman Balogun.

Bulan lalu, Hewitt mengirimkan surat kepada Infantino untuk meminta dokumen terkait kasus itu dibuka kepada publik.

Sementara itu, Infantino berulang kali menegaskan bahwa keputusan komite disiplin FIFA diambil secara independen tanpa campur tangan dirinya.

 

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer