Luciano Spalletti Speechless usai Juventus Kalah dari Genoa: Kami Tak Siap Bertarung

Luciano Spalletti menyoroti lemahnya intensitas dan mentalitas anak asuhnya setalah Juventus kalah 0-2 dari Genoa.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah tim asuhannya menelan kekalahan 0-2 dari Genoa di Stadio Luigi Ferraris, Kamis (29-10-2026) dini hari WIB.

Pelatih kawakan Italia itu menilai timnya gagal menunjukkan intensitas dan daya juang yang dibutuhkan untuk menghadapi lawan.

Ia mengaku anak asuhnya turut melakukan kesalahan yang berujung pada gol-gol Genoa. Di sisi lain, Bianconeri juga gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang mereka miliki.

"Kami harus meminta maaf kepada para penggemar atas penampilan ini. Apa pun yang kami katakan sekarang bisa saja keliru, jadi kami perlu waktu untuk memahami situasinya," ujar Spalletti kepada DAZN Italia dikutip via Football Italia.

"Sulit menerima tingkat pergerakan dan intensitas duel yang kami tunjukkan. Kami kalah dalam duel di lini serang, di lini pertahanan, dan hampir di mana-mana kami kalah," katanya.

Menurut Spalletti, skuadnya perlu meningkatkan kondisi fisik dan kemauan untuk merebut bola. Ia juga menuntut para pemain untuk memberikan respons yang lebih kuat saat menghadapi tekanan lawan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Spalletti Soroti Mentalitas dan Intensitas Pemain

Di tengah krisis cedera yang melanda tim, Spalletti mengkhawatirkan sikap para pemain Juventus yang dinilai kurang berjuang dan terlalu mudah menyerah.

'Kami tidak cukup berkontribusi di semua area permainan. Sekarang, kami harus melihat apakah para pemain memiliki kemampuan dan kemauan untuk memperbaiki keadaan. Kami perlu mengevaluasi situasi ini agar bisa memahami penyebabnya," cetus Spalletti.

"Penampilan kami belum cukup baik. Kami kurang memberikan perlawanan, dan masalah ini sudah terjadi sejak awal musim. Kami harus mengakuinya dan meningkatkan semangat juang serta keberanian dalam menghadapi duel fisik," lanjutnya.

Spalletti ingin menonton ulang pertandingan tersebut untuk mencari tahu penyebab penurunan performa Juventus.

Ia merasa sikap para pemain kali ini berbeda dari penampilan mereka dalam pertandingan sebelumnya, tiga hari lalu.

"Saya ingin menonton ulang pertandingan ini untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi. Karena dalam pertandingan tiga hari lalu, saya melihat para pemain menunjukkan sikap yang sangat berbeda selama satu jam," kata mantan pelatih Timnas Italia itu.

Pertandingan Berikutnya

Juventus kini berkejaran dengan waktu. Pasalnya, tak lama lagi mereka bakal menghadapi ujian berat saat bertemu mantan klub Spalletti, Napoli, Senin (2-11-2026).

Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi 14 poin di klasemen Serie A.

Spalletti mengakui laga tersebut akan terasa emosional baginya karena memiliki ikatan kuat dengan Napoli dan warganya.

"Seperti biasa, saya akan menjalani pertandingan ini dengan penuh emosi. Saya memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan warga Napoli. Kota itu mustahil untuk tidak dicintai ketika Anda tinggal di sana. Apalagi jika Anda berhasil membawa mereka meraih Scudetto, perasaan itu akan berlipat ganda," ujarnya.

 

Sumber: Football Italia

Persaingan Terkini

Video Populer

Foto Populer