Tumbang di Markas Genoa, Luciano Spalletti Geram dengan Daya Juang Pemain Juventus

Luciano Spalletti mengkritik performa Juventus setelah kalah 0-2 dari Genoa. Ia menuntut peningkatan intensitas, kondisi fisik, dan semangat juang pemain.

Bola.com, Jakarta - Juventus pulang tanpa poin setelah kalah 0-2 dari Genoa pada pekan kesembilan Serie A 2026/2027. Dalam pertandingan di Stadion Luigi Ferraris, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB, Bianconeri sudah tertinggal dua gol sebelum babak pertama berakhir.

Tuan rumah mampu memaksimalkan peluang melalui Kingsley Ehizibue dan Tommaso Baldanzi. Juventus berusaha mengejar ketertinggalan setelah jeda, tetapi kesulitan membongkar pertahanan Genoa dan hanya sempat mengancam lewat tendangan bebas Teun Koopmeiners yang membentur mistar.

Hasil ini menambah tekanan terhadap Luciano Spalletti setelah Juventus kembali menunjukkan performa yang tidak konsisten. Sang pelatih menilai persoalan timnya bukan sekadar kegagalan mencetak gol, melainkan juga rendahnya intensitas dan minimnya perlawanan dalam perebutan bola.

Spalletti pun meminta para pemainnya mengevaluasi penampilan tersebut. Ia menegaskan Juventus harus segera memperbaiki daya juang dan kesiapan menghadapi duel fisik jika ingin mengubah situasi yang mereka alami sejak awal musim.

Simak jadwal lengkap pertandingan Liga Italia yang akan berlangsung di sini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Spalletti Akui Juventus Tampil di Bawah Standar

Spalletti mengawali evaluasinya dengan meminta maaf kepada para pendukung Juventus. Ia menilai timnya tidak mampu menjaga keseimbangan pertahanan ketika menghadapi pergerakan Baldanzi, sementara kesalahan sendiri turut mempermudah Genoa mencetak gol.

Juventus sebenarnya sempat memiliki beberapa kesempatan untuk mengubah jalannya pertandingan. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang tersebut membuat upaya mengejar ketertinggalan tidak berjalan sesuai harapan.

"Kami harus meminta maaf kepada para penggemar atas penampilan ini, terutama sekali," kata Spalletti kepada DAZN Italia.

"Apa pun yang kami katakan saat ini bisa terdengar keliru, jadi kami membutuhkan waktu untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai situasi ini. Sulit membicarakan bagaimana Baldanzi menemukan ruang di belakang pertahanan kami karena kami tidak pernah menemukan keseimbangan yang tepat untuk menghadapinya."

"Kami juga turut membantu Genoa mencetak dua gol mereka, sementara kami sendiri memiliki beberapa peluang yang sangat besar tetapi gagal memanfaatkannya," lanjutnya.

Juventus Kalah Duel, Spalletti Tuntut Peningkatan Fisik

Masalah utama yang disoroti Spalletti adalah ketidakmampuan Juventus memenangkan duel di berbagai area permainan. Menurutnya, tim tidak cukup agresif ketika menyerang maupun bertahan sehingga Genoa leluasa mengembangkan permainan.

Spalletti meminta para pemain meningkatkan intensitas serta kemauan untuk memperebutkan bola. Ia juga ingin mencari tahu penyebab penurunan performa yang membuat Juventus kesulitan menunjukkan permainan sesuai harapan.

"Sulit menerima tingkat pergerakan dan intensitas dalam duel seperti ini karena kami kalah dalam duel saat menyerang, saat bertahan, dan di hampir semua area. Cepat atau lambat, kami harus mencari tahu apa yang sedang terjadi dan meningkatkan kondisi fisik serta kemauan untuk berjuang memperebutkan bola," ujar Spalletti.

"Kami tidak memberikan cukup banyak di seluruh area lapangan. Sekarang kami harus melihat apakah para pemain ini benar-benar memiliki apa yang dibutuhkan. Kami perlu kembali mencari tahu apa yang menyebabkan situasi seperti ini," tegasnya.

Spalletti Pertanyakan Semangat Juang Bianconeri

Spalletti menilai minimnya daya juang bukan persoalan yang baru muncul ketika Juventus menghadapi Genoa. Ia menyebut masalah tersebut telah terlihat sejak awal musim sehingga tim harus mengakuinya dan melakukan pembenahan, terutama dalam menghadapi kontak fisik.

Pelatih asal Italia itu juga ingin mempelajari kembali jalannya pertandingan untuk memahami mengapa sikap para pemain berbeda dibandingkan laga sebelumnya. Menurutnya, Juventus sempat menunjukkan pendekatan yang lebih baik selama satu jam dalam pertandingan yang dimainkan tiga hari sebelumnya.

"Harus diakui, usaha yang kami berikan tidak cukup. Tidak ada semangat juang, dan situasi seperti ini sudah kami hadapi sejak awal musim. Sekarang kami harus mengakuinya dan menambahkan lebih banyak daya juang serta keberanian dalam menghadapi kontak fisik," kata Spalletti.

"Saya ingin menonton kembali pertandingan ini dan memahami dengan lebih baik apa yang terjadi karena dalam pertandingan terakhir tiga hari lalu, saya melihat sikap yang benar-benar berbeda selama satu jam," lanjutnya.

Sumber: Football Italia

Persaingan Sengit di Liga Italia

Video Populer

Foto Populer