Komentar Jay Idzes usai Sassuolo Dipermalukan Fiorentina: Kami Harus Lebih Agresif

Jay Idzes soroti pertahanan Sassuolo yang rapuh, akui situasi tim mengkhawatirkan.

Bola.com, Jakarta - Jay Idzes mengakui Sassuolo sedang menghadapi periode sulit dalam persaingan Serie A 2026/2027.

Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia itu menilai timnya perlu segera berbenah, terutama dalam menjaga keunggulan dan mengurangi jumlah kebobolan.

Sassuolo kembali menelan kekalahan, kali ini pada pertandingan pekan ke-10 setelah takluk 2-4 dari Fiorentina di Mapei Stadium, Selasa (3-11-2026) dini hari WIB.

Jay Idzes tampil dalam pertandingan ini setelah absen sekitar satu setengah bulan untuk memulihkan cedera.

Sassuolo sebenarnya sempat memimpin lewat gol Armand Lauriente. Namun, keunggulan itu tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir.

Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk I Neroverdi. Sassuolo sudah melewati enam pertandingan tanpa kemenangan, dengan perincian lima kekalahan dan satu hasil imbang.

Mereka juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di Serie A musim ini, yakni 26 gol.

Sassuolo kini menempati peringkat ke-17 klasemen sementara dengan delapan poin. Mereka hanya terpaut satu angka dari tim yang berada di zona degradasi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jay Idzes Sebut Situasi Sassuolo Mengkhawatirkan

Jay Idzes mewakili rekan-rekannya hadir dalam konferensi pers setelah pertandingan melawan Fiorentina.

Pemain berusia 26 tahun itu mengakui statistik Sassuolo hingga pekan ke-10 menjadi perhatian serius.

"Jelas ini adalah masa yang sulit bagi kami. Jika melihat semua pertandingan yang telah dijalani, kami hampir selalu bisa mencetak gol. Namun, kami harus lebih memahami situasi di dalam pertandingan, kapan saatnya untuk tidak kebobolan," ujar Jay Idzes.

Ia menyoroti gol pertama Fiorentina. Menurut Jay, Sassuolo seharusnya mampu membaca situasi dengan lebih baik agar keunggulan mereka tetap terjaga hingga turun minum.

"Sebagai contoh, pada proses gol pertama lawan hari ini, kami seharusnya sadar untuk bisa mempertahankan keunggulan sampai babak pertama. Menurut saya, aspek inilah yang masih kurang. Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami terlalu banyak kebobolan," lanjutnya.

Jay tidak menampik kondisi itu dapat menjadi masalah apabila terus berlanjut. Meski demikian, ia tetap percaya terhadap kualitas tim dan meminta rekan-rekannya menunjukkan mentalitas yang lebih kuat.

"Jika terus seperti ini, tentu akan menjadi masalah. Meski begitu, kami memiliki tim yang hebat dan harus membuktikannya lewat mentalitas. Kami harus bermain lebih agresif dan tetap bersatu hingga akhir," kata Jay.

Sassuolo Harus Memperbaiki Pertahanan

Jay Idzes menegaskan Sassuolo perlu meningkatkan kualitas pertahanan, baik ketika membentuk blok rapat saat mendapat tekanan maupun ketika menghadapi transisi yang berisiko membuka peluang serangan balik lawan.

Ia menilai Sassuolo sebenarnya mampu menerapkan beberapa pendekatan permainan. Hal itu terlihat pada babak pertama saat menghadapi Fiorentina, ketika mereka bergantian melakukan tekanan tinggi dan bertahan lebih dalam.

"Pada babak pertama hari ini, kami bermain dengan sangat baik, berganti-ganti antara momen tekanan tinggi dan fase dengan posisi bertahan yang lebih dalam hingga Fiorentina hampir tidak bisa berbuat apa-apa sampai akhir babak tersebut," tutur Jay.

Namun, menurutnya, tim harus lebih memahami setiap fase pertandingan dan menunjukkan keberanian dalam menghalau bola agar tidak berujung gol bagi lawan.

"Kami mampu menerapkan kedua gaya bermain di lapangan, tetapi yang terpenting adalah memahami fase-fase dalam pertandingan. Kami perlu belajar untuk berani mempertaruhkan kepala demi menghalau bola agar tidak lolos."

"Menurut saya, inilah hal yang paling perlu kami tunjukkan. Kualitas itu sudah ada, dan sulit untuk mengatakan secara pasti apa yang masih kurang saat ini. Namun, kami jelas harus terus berkembang dalam aspek-aspek tersebut," tambah mantan pemain Venezia itu.

Jay Idzes dan Sassuolo masih memiliki 28 pertandingan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Tantangan berikutnya adalah menghadapi AS Roma yang tengah berada dalam tren positif.

Sassuolo akan bertandang ke Stadion Olimpico untuk meladeni tuan rumah Giallorossi, Minggu (8-11-2026) dini hari WIB.

 

Sumber: Sassuolo News

Persaingan Terkini

Video Populer

Foto Populer