Sukses


Asisten Pelatih Al Najma Ikut Bangga Mitra Kukar Jadi Juara PJS

Bola.com, Jakarta - Keberhasilan Mitra Kukar jadi juara Piala Jenderal Sudirman dengan mengalahkan Semen Padang 2-1 di final yang dimainkan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (24/1/2016), tidak hanya menggembirakan pendukung setia. Rudy Eka Priyambada ikut mengucapkan selamat atas gelar prestisius pertama Naga Mekes sejak berstatus sebagai klub ISL.

Rudy Eka Priyambada, yang kini berkarier sebagai asisten pelatih di klub Divisi Dua Liga Bahrain, Al Najma, pernah berposisi sebagai asisten pelatih Mitra Kukar. Tepatnya kala tim asal Tenggarong, Kaltim, itu diarsiteki pelatih asal Swedia, Stefan Hansson, mulai musim 2013 hingga 2015.

Rudy Eka bahkan sempat menduduki jabatan pelatih kepala setelah pelatih Scott Cooper mundur dari kursi panas. Hanya, terhentinya ISL 2015 membuat kiprah pria berumur 34 tahun di kursi pelatih kepala praktis mandek.

Dua tahun bersama tim Naga Mekes menyisakan banyak kenangan buat Rudy Eka. Merasa pernah jadi bagian Mitra Kukar, asisten pelatih pemegang lisensi A AFC itu ikut bangga dengan keberhasilan mantan tim yang pernah dilatihnya.

"Saya bangga sekali Mitra jadi juara karena saya dulu pernah bersama mereka. Ikatan kekeluargaan itu masih berlangsung sampai sekarang," ujar Rudy Eka.

Pria kelahiran 5 Desember 1982 itu menyebutkan bila ia sangat berterima kasih dengan Mitra Kukar yang sudah memberi kesempatan padanya menempa diri jadi menapaki jenjang karier pelatih.

Tidak cukup jadi asisten pelatih, Presiden Kukar, Endri Erawan, juga mengirim Rudy Eka menjalani kursus kepelatihan lisensi A AFC di Singapura pada 2014 meski biaya yang dikeluarkan mencapai puluhan juta rupiah. Hasilnya, Rudy Eka tercatat sebagai pemegang lisensi A AFC termuda di Indonesia saat ini.

"Sampai kapanpun saya berterima kasih atas kebaikan itu. Itulah mengapa, sekali lagi, saya bangga dan senang Mitra Kukar bisa jadi juara Piala Jenderal Sudirman," ucapnya.

Momen keberhasilan tim Naga Mekes ini memang membuat asisten pelatih yang berkiprah di Bahrain sejak akhir Juli 2015 ini jadi teringat kenangan semasa membesut Zulkifli Syukur dkk.

"Suka dan duka saya rasakan kala membantu pelatih kepala di Mitra Kukar. Beberapa dari pemain juga masih di sana, seperti Michael Orah, Joice Sorongan, Zulkifli (Syukur). Selamat untuk mereka!" imbuhnya.

Keberhasilan Mitra Kukar diakui Rudy Eka jadi pelecut baginya agar bisa membawa Al Najma menuju kesuksesan, yakni promosi ke Bahrain Premier League (kasta terelite Bahrain) di akhir musim 2016.

"Hanya, fokus kami saat ini masih tertuju pada King Cup. Sabtu (30/1/2016) Al Najma akan tampil di perempat final. Semoga kami bisa menembus semifinal dan bahkan final seperti Mitra Kukar," pungkasnya.

 

 

Video Populer

Foto Populer