Ruyery Blanco Rajin Cetak Gol, tapi PSBS Masih Terjebak di Papan Bawah BRI Super League

Ruyery Blanco menjadi top scorer sementara PSBS musim ini.

Bola.com, Sleman - Kontribusi individu yang moncer tidak selalu berbanding lurus dengan prestasi tim. Itulah yang kini dirasakan penyerang PSBS Biak asal Kolombia, Ruyery Blanco.

Striker berusia 27 tahun itu tampil impresif dan menjadi tumpuan lini depan PSBS. Namun, di tengah ketajamannya, klub yang dijuluki Badai Pasifik tersebut justru masih berkutat di papan bawah.

PSBS terkini menempati posisi ke-15 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan raihan 18 poin dari 22 pertandingan. Situasi itu membuat mereka belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.

Tim arahan Marian Mihail itu memiliki nilai sama dengan Persijap Jepara yang menguntit tepat di bawahnya. Adapun dua tim terbawah saat ini ditempati Semen Padang (16 poin) dan Persis Solo (13 poin).

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kenyataan Pahit

Kembali ke Ruyery Blanco. Pemain kelahiran Santa Marta, Kolombia itu menjadi top scorer sementara PSBS musim ini. Ia sudah membukukan delapan gol plus dua assist dari 18 penampilan.

Catatan itu cukup oke, mengingat PSBS baru mengoleksi 24 gol sepanjang musim ini. Artinya, sepertiga lebih gol tim berasal dari kaki Ruyery Blanco.

"Saya senang bisa menjadi pencetak gol terbanyak untuk Biak. Secara pribadi seperti yang saya katakan, saya senang. Namun secara tim ada rasa pahit karena kami berada dekat dengan zona degradasi," ujar Ruyery kepada Bola.com, Rabu (25/2/2026).

Produktivitas mantan striker Union Magdalena itu memang layak diapresiasi. Tetapi, Ruyery tak bisa menutupi rasa kecewanya melihat posisi tim yang masih belum stabil di klasemen.

 

Lini Belakang Rentan Ditembus

Salah satu faktor yang membuat PSBS sulit beranjak dari papan bawah adalah rapuhnya lini belakang. Hingga pekan ke-22, Badai Pasifik sudah kebobolan 45 gol, jadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak sejauh ini.

Ruyery Blanco menyadari kondisi tersebut dan menegaskan bahwa seluruh pemain harus bekerja lebih keras di sisa musim ini. Masih ada 12 pertandingan lagi yang harus mereka perjuangkan.

"Kami akan bekerja keras, kami akan terus berjuang agar Biak tetap bertahan di kasta tertinggi dan kami ingin agar tetap berada di Liga 1 Indonesia," harapnya.

Terdekat, PSBS dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-23 BRI Super League. Duel kedua tim berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Simak Persaingan Musim Ini:

Video Populer

Foto Populer