Musim Belum Berakhir, PSIM Ngebut Benahi Stadion Sultan Agung demi Lolos Club Licensing BRI Super League 2026/2027

BRI Super League 2025/2026 belum sepenuhnya rampung, tetapi PSIM Yogyakarta sudah bergerak cepat menyiapkan diri menyambut musim depan.

Bola.com, Yogyakarta - BRI Super League 2025/2026 belum sepenuhnya rampung, tetapi PSIM Yogyakarta sudah bergerak cepat menyiapkan diri menyambut musim depan. Satu di antara fokus utama adalah memastikan stadion kandang memenuhi standar club licensing yang semakin ketat.

PSIM berencana kembali menggunakan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul sebagai homebase untuk BRI Super League 2026/2027. Namun, sejumlah pembenahan masih harus dilakukan agar stadion tersebut lolos verifikasi.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM, Wendy Umar Seno Aji, mengatakan seluruh klub peserta wajib memenuhi standar infrastruktur yang ditetapkan operator kompetisi, ILeague.

"Untuk kompetisi musim depan, liga ini sangat ketat dalam hal club licensing. Jadi semua homebase yang didaftarkan harus lolos club licensing," ujar Wendy Umar pada Jumat (10/4/2026).

"Ini PR untuk semua peserta Liga 1 2026/2027 untuk berbenah di infrastrukturnya. Tidak terkecuali PSIM, karena sampai saat ini manajemen dan kita semua sudah yakin tetap di kasta tertinggi," sambungnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kejar Standar Lampu dan Kursi

Wendy menjelaskan, ada sejumlah aspek krusial yang menjadi perhatian, di antaranya kualitas pencahayaan stadion dan kapasitas single seat. Saat ini, lampu SSA sudah mengalami peningkatan dengan penggantian sekitar 50 persen.

"Juli kami harus setor nama dengan persyaratan yang memadai. Contohnya kualitas Lampu besok tidak boleh di bawah 1.200 lux, harus 1.500 lux. Kemarin lampu SSA sudah kita ganti 50 persen dengan yang baru, lux-nya sudah masuk di 1.300 ke atas. Kalau diganti semua, targetnya di atas 1.600 lux," katanya.

​"Kapasitas kursi harus punya minimal 5.000 single seat. Manajemen PSIM sudah mempersiapkan sekitar 4.580 unit, karena yang sudah ada di SSA sekarang ada 420 unit. Akan kami pasang kisaran pada Juli sebelum asesmen."

"Estimasi 5 ribu single seat itu akan kami maksimalkan di Tribune VIP dan Tribune Timur, karena harga tiket Tribune Timur juga di atas utara dan selatan, sehingga harus kami berikan fasilitas yang lebih untuk penonton di sana," papar Wendy Umar.

 

Kesiapan Sudah 70 Persen

Secara keseluruhan, kesiapan SSA sebagai markas PSIM disebut sudah mencapai 70 persen. Sisanya tinggal menyempurnakan beberapa aspek teknis.

"Untuk infrastruktur, kesiapannya sudah di angka 70 persen. Sisanya tinggal melengkapi lampu dan single seat tadi bekerja sama dengan Dispora Kabupaten Bantul," ungkap Wendy Umar.

Meski SSA menjadi prioritas, PSIM tetap membuka opsi menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai alternatif. Hal ini berkaitan dengan fleksibilitas aset yang dimiliki klub dan bisa dipindahkan jika diperlukan.

"Sampai saat ini kami masih buka opsi kerja sama dengan SSA dan Stadion Mandala Krida, sambil menunggu statusnya seperti apa karena lampu dan aset-aset tadi adalah milik PSIM. Jadi nanti bisa dipindahkan juga ke Mandala Krida jika sudah layak dan siap digunakan secepatnya," lanjutnya.

 

Urus Perizinan dan Renovasi

Sebelumnya, manajemen PSIM telah menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul pada 17 Maret 2026 untuk membahas kesiapan SSA.

PSIM juga berencana mengajukan renovasi stadion ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Proses perizinan ini dinilai krusial agar seluruh pembenahan bisa segera dikerjakan.

General Manager PSIM, Steven Sunny, menegaskan komitmen klub untuk memenuhi seluruh persyaratan sebelum kompetisi musim 2026/2027 BRI Super League yang diprediksi dimulai pada September.

"Manajemen PSIM memohon bantuan dari Disdikpora Bantul dan memohon izin untuk bisa segera melakukan pengerjaan agar bisa selesai tepat waktu," jelasnya.

"Kami juga perlu beberapa pembaharuan dokumen, seperti terkait mitigasi jalur evakuasi stadion. Kami berharap pengerjaan lancar dan selesai sesuai dengan waktu yang telah kita perkirakan," tutup Steven.

Simak Persaingan Musim Ini:

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer