Sukses


5 Pebalap yang Satu Suara dengan Rossi Soal Ban Baru Michelin

Bola.com, Jerez - Selepas seri pembuka MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, 26 Maret, beberapa pebalap termasuk Valentino Rossi mengeluhkan kualitas ban depan Michelin. Rossi cs. merasa ban depan Michelin versi 2017 terlalu lunak.

Michelin merespons keluhan Rossi cs. dengan cepat. Produsen ban asal Prancis itu membawa ban depan baru dengan konstruksi yang lebih kaku untuk MotoGP Argentina, 7-9 April, tapi tak terpakai pada race weekend.

Para pebalap akhirnya berkesempatan menguji coba ban baru Michelin dengan konstruksi yang lebih kaku pada tes Jerez, Senin (8/5/2017). Setelah menjajal ban itu, suara para pebalap terbelah, ada yang pro, kontra, dan netral.

Di antara pebalap yang pro adalah Rossi. Jika bisa memilih antara ban depan versi 2017 dan ban alternatif Michelin, pebalap Movistar Yamaha itu lebih memilih ban dengan konstruksi yang lebih kaku.

"Saya telah mencoba ban dengan karkas yang lebih keras dan bagi saya perbedaannya dengan ban versi 2017 tak terlalu besar. Namun, saya lebih memilih ban dengan karkas yang lebih keras," kata Rossi seperti dikutip dari situs Yamaha MotoGP.

Valentino Rossi bukan satu-satunya pebalap yang menyukai ban depan baru Michelin. Ada lima pebalap lain yang satu suara dengan sembilan kali juara dunia grand prix balap motor itu. Siapa saja mereka?

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 6 halaman

1. Maverick Vinales (Movistar Yamaha)

Maverick Vinales mengaatakan feeling-nya bagus dengan ban depan baru. Namun, jika tetap memakai ban versi 2017, dia oke-oke saja.

"Saya telah mencoba kedua jenis ban dan feeling saya bagus dengan hampir seluruh tipe ban, jadi bagi saya semua baik-baik saja. Jika mereka ingin kembali memakai kompon yang lama, saya pun oke," kata Vinales.

Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales beraksi pada kualifikasi MotoGP Spanyol 2017 di Sirkuit Jerez. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

3 dari 6 halaman

2. Marc Marquez (Repsol Honda)

Marc Marquez juga menyukai ban depan baru dengan karkas yang lebih keras. Menurut Marquez, ban tersebut memberikan banyak hal positif.

"Saya mencoba ban depan yang Michelin bawa di tes ini. Ban itu menambah kestabilan motor saat mengerem. Saya menyukainya," kata Marquez.

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, siap bertarung dengan para pebalap Yamaha pada balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (7/5/2017). (Autosport)

4 dari 6 halaman

3. Aleix Espargaro (Aprilia)

Reaksi Aleix Espargaro sama dengan Marc Marquez. Menurutnya, ban depan baru Michelin lebih baik ketimbang versi 2017.

"Kami mencoba ban depan baru Michelin dengan karkas yang lebih keras. Ban itu sepertinya sedikit lebih baik karena menambah stabilitas motor saat melepas rem," kata Espargaro.

Pebalap Aprilia, Aleix Espargaro, sedang beraksi pada sesi latihan bebas pertama MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, 5 Mei 2017. (EPA/Roman Rios)

5 dari 6 halaman

4. Johann Zarco (Yamaha Tech 3)

Johann Zarco merasa senang akhirnya bisa menguji ban baru Michelin. Namun, dia mengaku belum bisa berbicara banyak tentang ban itu.

"Terkait ban depan baru Michelin, saya senang bisa mencobanya. Catatan waktu putaran saya sama seperti ketika memakai ban versi 2017 pada balapan MotoGP Spanyol, jadi mungkin saja ban ini lebih baik. Namun, saya tak bisa berkomentar lebih jauh karena belum banyak pengalaman dengan ban tersebut," kata Zarco.

Pebalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco, sedang beraksi pada sesi latihan bebas ketiga MotoGP Americas di Circuit of the Americas, 22 April 2017. (EPA/Paul Buck)

6 dari 6 halaman

5. Andrea Iannone (Suzuki Ecstar)

Andrea Iannone mengaku menyukai ban depan baru Michelin. Dia merasa feeling-nya sedikit lebih baik dengan ban itu ketimbang versi 2017.

"Saya menyukainya, meski sejujurnya saya mengharapkan peningkatan yang lebih besar. Saya memang merasa lebih baik, tapi tak sebanyak ekspektasi awal saya," kata Iannone.

Pebalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, mengaku terlalu tinggi memasang target pada balapan MotoGP 2017. (EPA/David Fernandez)

Video Populer

Foto Populer