Awas Calo, Tiket Planetarium Jakarta Hanya Bisa Dibeli Lewat Dua Cara Ini

Pembelian tiket Teater Bintang Planetarium rawan calo, berikut dua skema resmi untuk beli tiketnya.

Bola.com, Jakarta - Antusiasme tinggi masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan di Teater Bintang Planetarium Jakarta mendorong PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memperketat sistem penjualan tiket.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pembelian berjalan tertib, transparan, serta terhindar dari praktik percaloan dan penipuan.

Sebagai pengelola kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakpro menegaskan seluruh mekanisme ticketing Teater Bintang Planetarium telah dirancang terintegrasi dan berbasis kuota.

Sistem tersebut diterapkan guna menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung selama menikmati pertunjukan.

"Sistem distribusi tiket Teater Bintang Planetarium telah kami atur secara ketat berbasis kuota. Tidak ada penambahan kapasitas di luar tiket yang tersedia sehingga pengunjung yang memiliki tiket dapat menyaksikan pertunjukan dengan aman dan nyaman," kata Anya A Christiana, Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, dalam keterangan resmi, Kamis (1-1-2026).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Cara Beli Resmi

Saat ini, Jakpro hanya memberlakukan dua skema resmi pembelian tiket Planetarium. Pertama, pembelian secara daring melalui platform Loket.com. Kedua, pembelian langsung atau on the spot di lokasi pertunjukan.

Untuk setiap jadwal pertunjukan, kuota tiket dibagi secara seimbang. Sebanyak 50 persen dialokasikan untuk pembelian online dan 50 persen lainnya untuk pembelian langsung di lokasi.

Skema tersebut diterapkan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, agar akses masyarakat terhadap pertunjukan dapat berlangsung lebih adil dan merata.

3 dari 4 halaman

Tindakan Tegas

Anya menegaskan bahwa Loket.com merupakan satu-satunya platform resmi penjualan tiket Planetarium secara daring. Sementara pembelian langsung hanya dapat dilakukan melalui loket resmi yang berada di area Drop Off Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki.

"Sistem ini kami bangun untuk mencegah praktik calo, penipuan, maupun dugaan keterlibatan oknum tidak bertanggung jawab. Jakpro tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, perorangan, atau kanal tidak resmi dalam pendistribusian tiket," jelasnya.

Anya menambahkan, Jakpro akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap sistem penjualan yang telah ditetapkan.

Satu di antara sanksi yang dapat diterapkan adalah pembatalan tiket secara sepihak apabila terdapat indikasi transaksi yang tidak sesuai ketentuan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi. Setiap pelanggaran terhadap sistem yang berlaku akan kami tindak sesuai ketentuan," ujarnya.

4 dari 4 halaman

Apresiasi kepada Masyarakat

Jakpro juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut berperan aktif menjaga Planetarium Jakarta dan kawasan Taman Ismail Marzuki sebagai ruang publik serta pusat edukasi yang inklusif, aman, dan nyaman.

Saat ini, Planetarium Jakarta hadir dengan konsep baru berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang memungkinkan terjadinya interaksi edukatif dengan pengunjung.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari proses revitalisasi kawasan TIM.

"Upaya perbaikan sistem dan layanan akan terus kami lakukan agar Planetarium Jakarta dapat menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang aman, nyaman, serta dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Anya.

 

Sumber: merdeka.com

Video Populer

Foto Populer