Timnas Indonesia harus menelan pil pahit usai digilas 0-4 oleh Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020. Kekalahan telak tersebut membuat harapan Indonesia mengakhiri puasa gelar terancam gagal. Berikut ekspresi skuad Garuda usai peluit akhir pertandingan.
Timnas Indonesia harus mengakui ketangguhan Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020. Skuad Garuda babak belur dihajar Thailand empat gol tanpa balas di Stadion Nasional, Kallang, Singapura, Rabu (29/12/2021). (AP/Suhaimi Abdullah)
Empat gol bersarang ke gawang Timnas Indonesia masing-masing dicetak oleh kapten Thailand, Chanathip Songkrasin yang memborong dua gol (menit dua dan 53), Supachok Sarachat menit ke-68 dan diakhiri gol Bordin Phala tujuh menit menjelang waktu normal usai. (AP/Suhaimi Abdullah)
Gawang Tim Merah Putih menjadi bulan-bulanan Thailand hingga kebobolan empat gol. Kekalahan ini menjadi yang terbesar dialami Tim Garuda ketika menghadapi Thailand di sepanjang sejarah Piala AFF sejak 1996. (AP/Suhaimi Abdullah)
Secara statistik, Thailand begitu superior. Tim berjuluk Gajah Perang itu menmbukukan 67 persen penguasaan bola. Chanathip Songkrasin cs. juga melepaskan 19 tendangan berbanding empat milik Timnas Indonesia. (AP/Suhaimi Abdullah)
Timnas Indonesia akan kembali melawan Thailand dalam pertemuan kedua final Piala AFF pada 1 Januari 2022 di National Stadium. Kekalahan 0-4 ini membuat kans Skuad Garuda untuk comeback terbilang kecil. (AP/Suhaimi Abdullah)
Foto: Tampang Skuad Timnas Indonesia Usai Babak Belur Dihajar Thailand pada Leg Pertama Final Piala AFF 2020
Timnas Indonesia harus menelan pil pahit usai digilas 0-4 oleh Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020. Kekalahan telak tersebut membuat harapan Indonesia mengakhiri puasa gelar terancam gagal. Berikut ekspresi skuad Garuda usai peluit akhir pertandingan.
Photographer:
Muhammad Iqbal Ichsan
Piala AFF adalah kompetisi sepak bola bergengsi antar negara di Asia Tenggara yang digelar dua tahun sekali
Sejarah panjang Piala Afrika menyimpan kisah para legenda yang hingga akhir kariernya tak pernah mengangkat trofi paling bergengsi di Benua Hitam. Padahal kontribusi mereka untuk sepak bola Afrika tidak terbantahkan. Berikut ini tujuh pemain Afrika terhebat sepanjang masa yang secara mengejutkan belum pernah menjuarai Piala Afrika.
Endrick yang baru saja dilepas Real Madrid langsung tancap gas mengikuti sesi latihan bersama klub asal Prancis, Olympique Lyon. Penyerang berusia 19 tahun itu dipinjamkan ke Lyon dengan harapan untuk kembali ke Real Madrid dan menjadi pemain andalan.
Pertandingan BRI Super League antara Persija Jakarta melawan Persijap Jepara menjadi laga di awal tahun 2026. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (03/01/2026) sore WIB. Pelatih Persija Jakarta, MaurÃcio Souza menyatakan akan memberikan fokus penuh untuk laga besok sebelum laga panas melawan Persib Bandung. Selain itu, gelandang Persija, Hanif Sjahbandi, menegaskan bahwa siapa pun pemain yang diturunkan nanti pasti akan memberikan kemampuan terbaiknya. Pernyataan tersebut terlontar saat sesi konferensi pers sebelum latihan resmi pada Jumat (02/01/2026).
Kegagalan Timnas Gabon di ajang Piala Afrika 2025 berbuntut buruk. Mereka dibubarkan dan dibekukan oleh pemerintah hingga waktu yang belum ditetapkan. Bahkan, Pierre-Emerik Aubameyang dan kapten Bruno Ecuele dilarang bermain lagi di skuad berjuluk The Panters tersebut.
Pemecatan Enzo Maresca sebagai pelatih Chelsea menjadi kabar mengejutkan pada awal tahun 2026. Chelsea resmi mengumumkan kepergian Maresca pada Kamis (1/1/2026) waktu setempat. Padahal, pelatih asal Italia tersebut berhasil membawa dua trofi ke London dan mengakhiri puasa gelar sejak musim 2021/2022.
Seorang suporter Republik Demokratik Kongo mencuri perhatian saat mendukung timnya di Piala Afrika 2025. Ia berdiri dan mematung selama pertandingan berlangsung.
Manchester United kehilangan poin penting saat menjamu Wolverhampton Wanderers. Duel MU vs Wolves pada lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stadion Old Trafford, Manchester, berakhir dengan skor 1-1, Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.
Arsenal menutup tahun 2025 dengan senyuman. The Gunners berhasil mengamankan posisi puncak klasemen Liga Inggris setelah melumat Aston Villa dengan skor telak 4-1.
AS Roma mencatatkan rekor gemilang dengan menjadi tim dengan kemenangan terbanyak di Liga Italia dalam satu tahun (Januari-Desember) setelah mengalahkan Genoa dengan skor 3-1 pada Senin (29/12/2025) malam WIB.