Jelang Fase Gugur Piala Dunia 2026, FIFA Mau Ubah Aturan Adu Penalti

FIFA menyiapkan aturan baru adu penalti, bisa berlaku mulai babak gugur di Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - FIFA sedang mengupayakan perubahan pada satu di antara aturan penting dalam adu penalti hanya beberapa hari sebelum fase gugur Piala Dunia 2026 dimulai.

Laga pertama setelah fase grup dijadwalkan berlangsung pada Senin (29-6-2026) dini hari WIB. Karena itu, keputusan final terkait usulan tersebut harus ditetapkan sebelum pertandingan babak gugur dimulai.

Perubahan ini menjadi perhatian karena adu penalti memiliki peran besar pada Piala Dunia, seperti pada edisi 2022.

Saat itu, Argentina mengalahkan Prancis melalui babak tos-tosan di final Qatar. Tim Tango juga sebelumnya menyingkirkan Belanda lewat adu penalti.

Menjelang dimulainya babak 32 besar Piala Dunia 2026, FIFA disebut sedang berupaya mengubah mekanisme yang berlaku dalam adu penalti.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Usulan Perubahan

Menurut The Times, FIFA telah mengajukan permintaan kepada International Football Association Board (IFAB) untuk mengubah prosedur sebelum adu penalti dimulai.

FIFA ingin menghapus satu dari dua kali lempar koin yang selama ini digunakan.

Saat ini, lempar koin dilakukan untuk menentukan gawang yang dipakai dalam adu penalti dan tim yang mendapat giliran menendang lebih dulu.

Jika usulan tersebut disetujui, hanya akan ada satu lempar koin. Tim yang memenangkannya dapat memilih apakah akan mengambil tendangan pertama atau menentukan gawang yang digunakan.

 

Prosedur Baru

Sebelum adu penalti digelar, dua tim harus terlebih dahulu bermain imbang hingga waktu normal 90 menit berakhir. Jika tidak ada pemenang setelah tambahan waktu 30 menit, pertandingan akan ditentukan melalui adu penalti.

Berdasarkan usulan FIFA, satu kali lempar koin nantinya akan menentukan di depan kelompok suporter tim mana adu penalti dilakukan serta tim yang mendapat giliran menendang lebih dahulu.

Setelah itu, masing-masing tim akan mendapat lima kesempatan menendang. Tim yang mencetak gol lebih banyak akan keluar sebagai pemenang.

Jika kedudukan tetap sama setelah lima penendang, adu penalti akan berlanjut ke fase sudden death hingga satu di antara tim unggul.

 

Sumber: Give Me Sport

Jangan Lewatkan Laporan Eksklusif dari AS

Nikmati liputan eksklusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)

Video Populer

Foto Populer