Roberto Martinez Tak Menyesal Mainkan Cristiano Ronaldo 90 Menit saat Portugal Kandas di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, ungkap alasan mainkan Cristiano Ronaldo full saat Portugal disingkirkan Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Langkah Timnas Portugal untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026 terhenti di babak 16 besar. Selecao das Quinas kalah 0-1 dari Spanyol di Dallas Stadium, Selasa (7-7-2026) dini hari WIB.

Portugal gagal ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah gol telat Mikel Merino menjadi penentunya. Merino memecah kebuntuan Spanyol lewat golnya di masa injury time, yang membawa La Roja melaju ke babak delapan besar.

Sorotan kembali tertuju pada superstar Portugal, Cristiano Ronaldo. Pemain veteran Portugal itu kembali menjadi tumpuan sepanjang pertandingan, meski ia gagal menceploskan gol atau berkontribusi untuk lini depan timnya.

Menjadi starter sekaligus kapten tim, Ronaldo hanya melakukan 19 kali sentuhan bola, mengkreasi satu peluang, melepaskan dua tembakan ke arah gawang.

Perjalanannya pun berakhir tanpa trofi Piala Dunia dari enam edisi yang ia ikuti sejak 2006.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Masih Jadi Tumpuan

Ronaldo menyudahi pentas Piala Dunia 2026 dengan mencetak tiga gol dari lima penampilan. Dua gol ia cetak ke gawang Uzbekistan, ditambah satu golnya ke gawang Kroasia.

Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, membeberkan alasan mengenai keputusannya untuk tetap memainkan Ronaldo selama 90 menit penuh.

Ia menyebut bahwa pemain Al Nassr itu diandalkan lini depannya untuk bisa mencetak gol, meski sayangnya urung terjadi di pertandingan dini hari tadi.

"Saat Anda bermain sebagai tim dan membutuhkan gol, Anda tidak bisa menarik keluar Cristiano Ronaldo," ujarnya dikutip dari ESPN.

"Dia mampu bermain selama 90 menit, tidak masalah. Kehadirannya memberikan dampak dengan dia membuka ruang, berperan dalam situasi bola mati, maupun segala hal di dalam kotak penalti; menariknya keluar sama sekali tidak masuk akal," jelas Martinez.

Parkir Goncalo Ramos

Ronaldo selalu bermain di lima pertandingan yang dijalani Portugal dalam mengarungi persaingan Piala Dunia 2026 sejak fase grup.

Dari lima laga, hanya satu kali mantan bintang Real Madrid dan MU itu ditarik kelar pada babak kedua, yakni saat Portugal menyingkirkan Kroasia di babak 32 besar.

Saat itu Ronaldo ditarik keluar pada menit ke-81, digantikan Goncalo Ramos. Hasilnya, Ramos menjadi penentu kemenangan Portugal lewat golnya di masa perpanjangan waktu.

Roberto Martinez punya alasan tidak kembali melakukan hal itu saat meladeni Spanyol.

"Memang masuk akal untuk memainkan Goncalo Ramos saat babak tambahan waktu. Namun, kami harus menjaga struktur permainan; menarik keluar pencetak gol terbanyak tim dalam waktu normal 90 menit bukanlah langkah yang tepat," tandas Martinez.

 

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer