Lupakan Cristiano Ronaldo, Pemain Ini Justru Dianggap Biang Kekalahan Portugal dari Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026

Bukan Cristiano Ronaldo, melainkan pemain satu ini yang dianggap jadi biang kerok kekalahan Portugal dari Spanyol.

Bola.com, Jakarta - Timnas Portugal harus angkat koper dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar dalam duel sengit di Dallas Stadium, Selasa (7-7-2026) dini hari WIB.

Gol tunggal Mikel Merino di menit ke-90+1', memastikan Spanyol lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Sementara Portugal mengikuti jejak Brasil, Kanada, hingga Meksiko terpaksa pulang lebih awal.

Kekalahan ini cukup menyakitkan bagi Portugal, terutama lantaran Piala Dunia 2026 merupakan panggung terakhir Cristiano Ronaldo di ajang ini.

Namun, mereka kembali gagal mewujudkan ambisi juara.

Kendati berstatus GOAT, Ronaldo tampil tidak memukau di Dallas Stadium. Menariknya, bukan dia yang disalahkan banyak pihak atas kekalahan Portugal atas Spanyol.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Buang Peluang

Pertandingan Portugal versus Spanyol yang semula membosankan tiba-tiba menjadi hidup dan berjalan seru saat Ferran Torres mengirimkan umpan terobosan kepada Merino, yang dengan tenang menaklukkan kiper Diogo Costa.

Spanyol tidak tampil dalam performa terbaiknya, tetapi mereka tetap menjadi tim yang lebih unggul di laga ini.

Bernardo Silva disebut sebagai biang kegagalan Portugal untuk mengalahkan Spanyol.

Di saat Ronaldo dan rekan-rekannya berusaha keras mencetak gol penyeimbang di masa injury time, Bernardo Silva menyia-nyiakan peluang emas.

Umpan silang berbahaya dari Francisco Conceicao mengarah tepat ke mantan penyerang Manchester City itu, tetapi sundulannya justru melambung di atas mistar gawang Unai Simon.

Frustrasi

Rasa frustrasi Silva memuncak, pemain baru Real Madrid itu sempat terlibat adu mulut dengan mantan rekan setimnya di Man City, Rodri, setelah kegagalannya tersebut.

Pemain berusia 31 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti di akhir laga, tepatnya menit ke-83 menggantikan Vitinha, tetapi ia gagal memberikan kontribusi berarti.

Peran Silva di atas lapangan selama selama 14 menit di antaranya melepaskan satu tembakan tak tepat sasaran, membuang satu peluang emas, dan sekali mengirim umpan ke jantung pertahanan Spanyol.

Dibanjiri Kritik

enampilan singkat Bernardo Silva di akhir pertandingan menuai kritik keras dari para penggemar yang merasa ia telah merugikan tim.

"Bernardo Silva membuat Portugal kehilangan tempat di perempat final, performa yang sangat buruk!" tulis seorang warganet yang diberitakan Give Me Sport.

"Bernardo Silva adalah pemain pengganti terburuk dalam sejarah sepak bola. Dia membuat Portugal tersingkir dari turnamen hanya beberapa menit setelah masuk ke lapangan." kata pendukung lainnya.

"Bernardo Silva menyebabkan kekalahan bagi Portugal, penampilannya sangat memalukan sejak menit pertama ia masuk." tulis warganet yang lain.

Kritikan Netizen

Performa buruk mantan pemain Man City itu juga mendapat sorotan tajam dari netizen lain yang dihimpun Give Me Sport.

"Bernardo Silva baru saja merugikan Portugal akibat pelanggaran-pelanggaran konyolnya."

"Bernardo Silva datang untuk membela Portugal, tapi kehilangan kendali emosi dan gagal menunjukkan kualitas aslinya saat melawan Spanyol," timpal pendukung yang lain.

"Bernardo Silva masuk hanya untuk menendang lawan, mendapat kartu kuning, memberikan tendangan bebas yang berujung gol lawan, serta menghancurkan impian Piala Dunia bagi negara dan Ronaldo," tandas penggemar Portugal lainnya.

 

Sumber: Give Me Sport

Pentas Bola Dunia 2026
Pentas Bola Dunia 2026
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer