Pelatih Spanyol Bocorkan Taktik untuk Redam Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku sudah mempelajari permainan Prancis secara mendalam

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku sudah mempelajari permainan Prancis secara mendalam. Menurutnya, kualitas individu para pemain Les Bleus sangat tinggi sehingga Spanyol harus mampu membatasi ruang gerak mereka.

Prancis akan berjibaku melawan Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Laga ini bahkan digadang-gadang seharusnya layak menjadi partai final. 

"Kami telah mempelajari Prancis dengan sangat cermat. Kualitas sepak bola mereka luar biasa, tetapi begitu juga dengan kami," ujar De la Fuente, seperti dikutip dari ESPN, Selasa (14/7/2026). 

"Target kami adalah mencegah para pemain mereka bergerak bebas, menghentikan koneksi antarpemain, dan sebisa mungkin mengurangi dampak dari kekuatan mereka. Itulah sepak bola," imbuh pelatih berkebangsaan Spanyol itu. 

Meski produktivitas gol Spanyol masih berada di bawah Prancis dengan selisih lima gol, pertahanan La Roja justru tampil lebih solid. Tim asuhan De la Fuente hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Bahkan, gawang Spanyol baru jebol setelah mencatat 490 menit tanpa kebobolan, sebelum Charles De Ketelaere mencetak gol untuk Belgia pada perempat final. Spanyol akhirnya tetap memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 2-1.

Prancis dan Spanyol memang sejak awal dipandang sebagai dua kandidat terkuat untuk menjadi juara Piala Dunia 2026. Dalam ranking FIFA, Prancis menempati posisi pertama, sedangkan Spanyol berada di peringkat ketiga.

"Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa pertandingan ini sangat layak disebut sebagai final turnamen," kata De la Fuente.

"Semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris juga bisa dianggap sebagai final Piala Dunia. Empat tim yang tersisa merupakan tim-tim terbaik di peringkat FIFA, empat yang terbaik di dunia." 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Prancis Lebih Kuat

De Lafuente juga menilai Timnas Prancis kini jauh lebih kuat dibanding saat kedua tim bertemu di semifinal Euro 2024.

"Prancis sekarang jauh lebih baik dibanding saat kami menghadapi mereka sebelumnya," ujar De la Fuente.

"Secara individu mereka berkembang. Kylian Mbappe lebih baik, Ousmane Dembele juga lebih baik. Sebagai sebuah tim mereka juga lebih kuat. Namun, kami juga mengalami peningkatan."

Pada semifinal Euro 2024, Spanyol sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan lewat gol Lamine Yamal dan Dani Olmo yang tercipta hanya dalam rentang empat menit. La Roja akhirnya menang 2-1, lalu mengalahkan Inggris dengan skor yang sama pada partai final untuk menjadi juara Eropa.

Saat itu, Mbappe mencatatkan satu assist untuk gol Randal Kolo Muani. Namun, Dembele tampil kurang menonjol, sementara Michael Olise dan Desire Doue, yang kini menjadi dua bintang baru Prancis, bahkan belum masuk skuad utama.

 

Jangan Banyak Kesalahan

Kedua tim kembali bertemu di semifinal UEFA Nations League musim panas tahun lalu. Spanyol sempat unggul telak 4-0 sebelum menang dramatis 5-4. Dalam laga tersebut, Mbappe, Dembele, Olise, dan Doue semuanya menjadi starter. Mbappe bahkan menyumbang satu gol dan satu assist.

Di Piala Dunia 2026, lini serang Prancis yang dihuni Mbappe, Dembele, Olise, Doue, dan Bradley Barcola tampil luar biasa. Kelimanya telah mengoleksi total 16 gol, delapan di antaranya dicetak Mbappe, serta menyumbang 12 assist, dengan Olise menjadi penyumbang assist terbanyak (lima).

Secara keseluruhan, Les Bleus telah mencetak 16 gol dan baru kebobolan dua kali dalam enam pertandingan di turnamen ini.

De la Fuente meminta anak asuhnya terus meningkatkan performa dan meminimalkan kesalahan.

"Kami harus terus berkembang. Kami tidak boleh melakukan kesalahan yang tidak perlu atau memberikan peluang mudah kepada lawan. Kami harus mampu mengendalikan permainan serta tampil disiplin dan cerdas, baik saat bertahan maupun menyerang. Itulah pesan yang akan kami sampaikan kepada para pemain," tuturnya. 

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer