Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Presiden AFA Sebut Lionel Messi Abadi

Claudio Tapia tetap bangga meski Argentina gagal mempertahankan gelar Piala Dunia, Lionel Messi hingga Emiliano Martinez dipuji.

Bola.com, Jakarta - Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, menyampaikan pesan penuh apresiasi kepada Timnas Argentina setelah gagal menjuarai Piala Dunia 2026.

Meski harus puas sebagai runner-up, Tapia menegaskan kebanggaannya terhadap perjuangan seluruh anggota skuad Albiceleste sepanjang turnamen.

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final Piala Dunia 2026 yang berlangsung Senin (20-7-2026) dini hari WIB.

Melalui unggahan di media sosial, Tapia mengucapkan terima kasih kepada para pemain, staf pelatih, dan seluruh elemen tim yang dinilainya telah memberikan segalanya demi mengharumkan nama Argentina.

"Tegakkan kepalamu, Argentina, tetaplah bangga. Singkatnya: terima kasih telah memberikan segalanya dari awal hingga akhir, mewakili seluruh negeri dengan sepenuh hati, dan membuat kami kembali bermimpi. Saya bangga dengan skuad ini, staf pelatih, tim pendukung, dan semua orang yang selalu setia mendampingi kami," tulis Tapia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ucapan Khusus untuk Messi

Dalam pesannya, Claudio Tapia secara khusus memberikan penghormatan kepada kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. Menurutnya, tidak ada ungkapan yang mampu menggambarkan besarnya kontribusi sang megabintang bagi sepak bola Argentina.

Messi, yang kini berusia 39 tahun, tetap menjadi andalan Albiceleste sepanjang Piala Dunia 2026. Turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu juga diperkirakan menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia.

"Sebuah kisah yang menjadi abadi. Tidak ada kata-kata dalam kamus yang cukup untuk berterima kasih atas segala hal yang telah kau berikan kepada kami, Kapten," ujar Tapia.

Ia juga memuji kepemimpinan Messi, baik di dalam maupun di luar lapangan, serta perannya dalam menginspirasi masyarakat Argentina untuk terus bermimpi dan berjuang hingga akhir.

"Untuk permainan sepak bolamu, untuk kepemimpinanmu yang tak tergoyahkan baik di dalam maupun di luar lapangan, dan karena telah mengajarkan seluruh bangsa untuk bermimpi serta berjuang dengan segenap hati dan jiwa hingga detik terakhir."

"Terima kasih atas setiap momen sukacita yang terpatri dalam jiwa kami, atas setiap air mata kebanggaan, dan karena telah mengibarkan bendera kami hingga ke puncak tertinggi di dunia ini. Kau abadi, Leo."

Scaloni dan Martinez Ikut Dipuji

Apresiasi serupa diberikan Tapia kepada pelatih Lionel Scaloni. Ia menilai pelatih berusia 48 tahun tersebut telah menunjukkan dedikasi besar selama menangani Timnas Argentina.

Scaloni sebelumnya mengungkapkan keraguannya untuk melanjutkan pekerjaannya setelah kontraknya berakhir pada Desember mendatang.

Terlepas dari keputusan yang akan diambil nanti, Tapia tetap menyampaikan rasa bangganya.

"Gringo, kau sungguh luar biasa. Kami bangga dengan kinerjamu, dedikasimu, dan kecintaanmu pada tim nasional ini/

Tapia juga memberikan penghargaan kepada penjaga gawang Emiliano Martinez. Meski datang ke Piala Dunia 2026 dengan kondisi jari manis tangan kiri retak, Martinez tetap tampil dan melakukan sejumlah penyelamatan penting sepanjang turnamen, termasuk pada laga final melawan Spanyol.

"Kau sosok hebat, kau yang terbaik di dunia. Tak ada kata-kata yang cukup untuk mengungkapkan rasa terima kasih kami! Terima kasih telah membawa kami ke puncak kebahagiaan, atas sejarah abadi yang kau torehkan di Qatar, serta karena terus mencurahkan segenap hati dan jiwamu di sini, di Amerika Serikat."

Apresiasi untuk Dukungan Suporter

Di akhir pesannya, Claudio Tapia menyampaikan terima kasih kepada para pendukung Argentina yang tetap memberikan dukungan, meski tim kesayangannya gagal membawa pulang trofi Piala Dunia.

Ia turut menyinggung ribuan suporter yang berkumpul di Obelisk untuk menunjukkan dukungan kepada Albiceleste.

Menurut Tapia, para penggemar menjadi kekuatan penting bagi Timnas Argentina dan diyakininya akan terus mendampingi tim pada masa-masa mendatang.

"Aset terbesar negara kami adalah rakyatnya, mereka yang terus bersorak hingga detik terakhir, yang sangat paham bahwa tidak ada yang kita dapatkan dengan mudah dan bahwa penderitaan. Ada satu hal yang menjadi ciri khas kami, itu adalah kemampuan untuk selalu bangkit kembali sebanyak apa pun yang diperlukan, kami menjadikan setiap perjuangan sebagai milik kami sendiri, dan mencintai Timnas kami tanpa batas."

"Terima kasih karena, tanpa diragukan lagi, kalian adalah basis penggemar terbaik di dunia. Terima kasih atas lagu-lagu yang membuat kami terharu hingga meneteskan air mata, atas keberanian dan ketulusan hati yang kalian tunjukkan di setiap momen, serta karena telah membuktikan bahwa betapapun sulitnya jalan yang harus ditempuh, kalian akan selalu ada di sana," tulis Tapia.

 

Sumber: TyC Sports

Trilogi Sepak Bola Wanita
Trilogi Sepak Bola Wanita
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer