Sukses


Eksklusif dari Hungaria: DPR dan Dubes RI Dukung Rio Tampil di F1

Bola.com, Budapest - Keinginan Rio Haryanto untuk bisa berlaga di Formula 1 terus mendapatkan dukungan. Tidak tanggung-tanggung, support agar pebalap asal Surakarta, Jawa Tengah ini dapat tampil di ajang balap tertinggi di dunia tersebut datang dari DPR RI dan Duta Besar RI di Eropa.
 
Pada balapan seri ke-6 GP2 Hungaroring, Minggu (26/7/2015), paddock Rio Haryanto kedatangan anggota DPR Komisi 10, Moreno Soeprapto, dan Duta Besar RI untuk Hungaria, Wening Esthyprobo Fatandari.
 
’’Saya datang khusus kesini untuk memberikan dukungan kepada Rio. Dukungan untuk pebalap Indonesia yang membawa nama bangsa,’’ ujar Wening E. Fatandari kepada Bola.com di sela-sela sprint race berlangsung di ruang GP2 Hospitality.
 
Menurut wanita kelahiran Semarang ini, penampilan menawan Rio di ajang GP2 2015 sangat membanggakan Indonesia. Sebagai pejabat yang mewakili Pemerintah RI di Hungaria, Wening berharap Rio bisa selalu mengibarkan bendera Merah Putih di setiap seri GP2. Bahkan, Dubes RI ini juga menyatakan kesiapannya mendorong Pemerintah RI agar mendukung langkah pebalap kelahiran 22 Januari 1993 ini mewujudkan impian berlaga di ajang Formula 1.
 
’’Tentu kami dukung apapun itu. Kalau memang membawa Merah Putih, harus didukung. Saya akan melaporkannya langsung kepada Ibu Menlu,’’ ujar Wening.
 
Lebih lanjut ditambahkan Wening, dukungan agar Rio bisa berlaga di F1  bukan hanya dari Pemerintah Pusat saja. Pihak-pihak di luar pemerintahan juga harus bersama-sama mendukung putra bangsa di dunia balap ini. Seperti diketahui, biaya yang dibutuhkan Rio untuk bisa tampil di F1 tidak kecil. Untuk satu musim, diperlukan minimal dana sebesar USD 20 juta atau sekitar Rp 270 miliar.
 
’’Harus bersama-sama antara pemerintah dengan kalangan pengusaha atau pihak swasta. Dana yang dikeluarkan sangat besar,’’ ucap Wening.
 
Hal senada juga diutarakan Moreno Soeprapto. Mantan pembalap yang kini menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI itu bakal all out untuk mendorong Pemerintah RI untuk mengulurkan bantuan kepada pebalap Indonesia satu-satunya yang sudah memiliki izin F1 Driver.
 
’’Sebagai mantan pebalap dan wakil rakyat, saya mendesak pemerintah melalui Menpora untuk memberikan perhatian besar kepada Rio. Dia satu-satunya pebalap Indonesia yang sudah layak dan pantas berlaga di F1,’’ kata Moreno kepada Bola.com.
 
Soal dana besar yang harus dikeluarkan untuk bisa berlaga di F1, Moreno melihat hal tersebut bukan sebagai kendala. Pengeluaran dana USD 20 juta justru bisa menguntungkan balik ke pemerintah jika jeli dalam memanfaatkan keikutsertaan Rio di balapan kasta tertinggi di dunia ini.
 
’’Ada konsep sport and tourism. Jadi dukungan tidak hanya dari Pertamina semata, harus keroyokan. Kementerian Pariwisata, Kemenpora, dan BUMN lainnya harus patungan. Keuntungan balik yang nanti didapat Indonesia justru bisa lebih besar dari USD 20 juta,’’ ujar Moreno.
 
Langkah lainnya, Pemerintah RI juga bisa melakukan komunikasi langsung dengan pihak F1 membahas masalah pengeluaran biaya tersebut.
 
’’F1 itu kan juga sebagai ajang promosi merek mobil.  Ada Mercedes, Ferrari, BMW. Pemerintah bisa menjalin komunikasi dengan pabrik-pabrik mobil tersebut agar bisa mensponsori Rio. Yang jelas, kalau ada keinginan, angka USD 20 juta itu justru tidak mahal sama sekali,’’ kata Moreno.
 
Baca Juga:
 
 
 
 
 
 

Video Populer

Foto Populer