Sukses


6 Manfaat Mengkudu, Buah Ajaib dengan Bau Menyengat

Bola.com, Jakarta - Mengkudu atau buah noni adalah spesies dari keluarga kopi. Mengkudu merupakan buah-buahan berwarna hijau yang banyak ditemukan di Australia, India, dan Asia Tenggara. Mengkudu memiliki bau yang menyengat dan rasa pahit.

Buah ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional di daerah-daerah tersebut. Mengkudu mengandung berbagai macam zat, satu di antaranya kalium, yaitu mineral yang mampu membantu mempertahankan daya tahan tubuh.

Cara mendapatkan manfaat buah mengkudu biasanya dengan mengolahnya menjadi jus atau mengonsumsi ekstrak mengkudu. 

Mengkudu dipercaya sebagai buah ajaib yang berkhasiat dalam mengobati beragam penyakit mematikan. Beragam penyebutan nama di daerah, seperti ada yang menyebut pace atau kemudu (Jawa), kodhuk (Madura), cangkudu (Sunda), tibah (Bali), atau keumeudee (Aceh).

Ramuan dari mengkudu juga dapat mengatasi gangguan pencernaan, seperti konstipasi dan diare, infeksi kulit, sariawan, penyakir kulit, hingga mempercepat penyembuhan luka.

Mengonsumsi 6-8 gram mengkudu setiap hari dapat membantu meningkatkan energi dan meredakan rasa sakit pada penderita kanker stadium lanjut.

Hanya, efektivitas pengobatan dengan mengkudu masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Perlu ditekankan penggunaan mengkudu sebagai obat herbal konsultasi terlebih dahulu ke tenaga medis.

Berikut Bola.com merangkum dari berbagai sumber, manfaat mengkudu untuk kebutuhan kesehatan, Senin (27/4/2020).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 7 halaman

1. Menurunkan Demam

Mengkudu memiliki khasiat menurunkan demam. Sifat antivirus yang terkadang membantu mengatasi nyeri hingga batuk. Sangat baik meminum jus mengkudu saat sakit demam.

Dengan mengonsumsi mengkudu dengan teratur setiap harinya, Anda bisa selalu menjaga kesehatan tubuh.

3 dari 7 halaman

2. Meningkatkan Kemampuan Sistem Imunitas Tubuh

Mengkudu mengandung banyak vitamin C. Mengonsumsi mengkudu mencukupi asupan vitamin C pada tubuh sekitar 33 persen.

Sifat antioksidan pada mengkudu membantu kerja sistem imunitas tubuh dengan cara melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin yang ada di dalamnya juga membantu tubuh untuk melawan penyakit.

Rutin mengonsumsi mengkudu dapat mengalami peningkatan aktivitas pada sel-sel imunnya dan penurunan stres oksidatif yang merusak sel.

4 dari 7 halaman

3. Mengatasi Stres

Mengkudu dapat membantu dalam pengobatan stres. Mengkudu memiliki efek terapeutik pada neurodegenerasi, membantu memerangi masalah terkait lainnya, seperti stres dan kecemasan.

Selain itu, mengkudu mengurangi efek stres pada fungsi kognitif. Teratur mengonsumsi buah ini terhindar dari kerusakan akibat penyakit tersebut. 

5 dari 7 halaman

4. Melindungi Kesehatan Jantung

Mengonsumsi mengkudu secara rutin mampu meningkatkan profil lipid. Mengingkatnya profil lipid dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Studi menemukan bahwa minum hingga 188 ml jus mengkudu per hari, secara signifikan mengurangi kolesterol jahat. Efek positif mengonsumsi mengkudu adalah mampu melindungi kesehatan jantung dengan meningkatkan aliran darah di arteri.

Hal ini juga membantu mengatur tekanan darah yang membantu menjaga kesehatan jantung.

6 dari 7 halaman

5. Mencegah Kanker

Manfaat selanjutnya mengkudu adalah mampu mencegah kanker. Mengkudu menunjukkan sifat stimulasi kekebalan tubuh dan bersifat melawan tumor.

Mengandung beragam sifat antioksidan, mengkudu baik untuk pencegahan dan pengobatan kanker.  Selain itu, mengkudu diketahui menunjukkan sifat-sifat yang dapat merangsang kekebalan tubuh.

7 dari 7 halaman

6. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Mengonsumsi mengkudu baik bagi penderita yang mengalami masalah kesehatan di pencernaan. Mengkudu kaya vitamin A, protein, kalsium, dan zat besi.

Ekstrak mengkudu dapat memberikan efek stimulasi pada pencernaan. Proses ini membuat otot-otot pada usus merasakan relaksasi dan mampu melakukan pembersihan di usus besar.

Sumber: Berbagai Sumber

Video Populer

Foto Populer