Jepang Kerahkan 10.000 Aparat Keamanan untuk Pembukaan Asian Games 2026

Pengamanan ekstra ketat jelang menyambut gelaran olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2026.

Bola.com, Jakarta - Kepolisian Nasional Jepang mengambil langkah pengamanan ekstra ketat menyambut acara olahraga terbesar di Asia.

Sebanyak kurang lebih 10.000 personel kepolisian bakal dikerahkan penuh untuk mengamankan upacara pembukaan Asian Games 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Nagoya, Jepang bagian tengah.

Upacara pembukaan Asian Games 2026 bakal dipusatkan di stadion utama yang terletak di kota Nagoya, 19 September 2026.

Acara pembukaan nan megah ini dihadiri Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako, sementara Perdana Menteri Sanae Takaichi diperkirakan absen.

Guna memastikan stabilitas keamanan secara menyeluruh, sekitar 3.100 dari total 10.000 personel yang disiagakan merupakan skuad khusus yang didatangkan langsung dari berbagai kepolisian daerah di seluruh penjuru Jepang.

Langkah pengerahan lintas wilayah ini diambil untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan selama acara berlangsung.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Larangan Penggunaan Drone

Sebagai bagian dari langkah mitigasi tingkat tinggi, pihak berwenang menetapkan area radius sekitar 1 kilometer dari lokasi upacara pembukaan dan akomodasi kekaisaran sebagai zona larangan terbang untuk semua jenis pesawat, seperti drone.

Penetapan ini mengacu pada undang-undang yang baru disahkan terkait regulasi ketat penggunaan pesawat berukuran kecil seperti drone.

Penerapan aturan ketat lalu lintas udara ini menjadi sejarah tersendiri bagi kepolisian setempat.

Pasalnya, ini merupakan kali pertama undang-undang diimplementasikan secara langsung dalam sebuah acara internasional resmi yang dihadiri oleh Kaisar Jepang.

Tidak hanya mengamankan sektor udara dan lokasi fisik, Kepolisian Nasional Jepang juga berfokus penuh menanggulangi ancaman terorisme tipe "lone wolf".

Pihak kepolisian resmi membentuk pusat pengumpulan data dan informasi terpadu guna memantau unggahan serta konten mencurigakan bernada ancaman di media sosial.

Penggunaan Teknologi AI

Dalam pengoperasian pusat pemantauan informasi terorisme tersebut, kepolisian memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence/AI modern.

Teknologi AI ini difungsikan untuk memindai jejak digital dan mengoptimalkan efisiensi analisis ancaman secara presisi dan real-time.

Asian Games 2026 berlangsung hingga 4 Oktober dan menjadi momen bersejarah, mengingat Jepang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang pesta olahraga Asia ini untuk pertama kalinya sejak 1994.

Sejumlah negara seperti Korea Utara dan Iran juga dipastikan ikut serta dalam kompetisi akbar ini.

Di sisi lain, untuk pemukiman atlet, sebagian peserta akan ditempatkan dan menginap di kapal pesiar mewah yang berlabuh di Pelabuhan Nagoya. Jadi, tidak hanya pemukiman di darat saja.

Seiring hal itu, otoritas kepolisian berkoordinasi dengan penjaga pantai Jepang untuk memperketat patroli perairan dan menjaga keamanan di area dermaga pelabuhan.

 

Sumber: Kyodo News

Video Populer

Foto Populer