5 Trade Terbaik dalam Sejarah NBA: Bill Russell hingga Kareem Abdul-Jabbar, Keputusan yang Mengubah Sejarah

Kehadiran satu pemain bintang bisa mengubah kekuatan tim, mengakhiri penantian gelar juara, hingga membangun dinasti yang mendominasi kompetisi.

Bola.com, Jakarta - Pertukaran pemain menjadi salah satu keputusan paling menentukan dalam perjalanan sebuah tim NBA.

Kehadiran satu pemain bintang bisa mengubah kekuatan tim, mengakhiri penantian gelar juara, hingga membangun dinasti yang mendominasi kompetisi.

Sejumlah trade bersejarah melibatkan pemain-pemain legendaris seperti Bill Russell, Wilt Chamberlain, dan Kareem Abdul-Jabbar.

Keputusan manajemen tim untuk melepas aset berharga demi mendapatkan pemain incaran terbukti mampu memberikan hasil luar biasa.

GiveMeSport, Rabu (4/11/2026) merangkum 15 trade terbaik dalam sejarah NBA.

Dari daftar itu, berikut lima pertukaran pemain teratas yang memberikan dampak besar terhadap perjalanan tim dan persaingan di liga basket Amerika Serikat.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kareem Abdul-Jabbar ke LA Lakers (1975)

Kareem Abdul-Jabbar memulai karier NBA bersama Milwaukee Bucks setelah dipilih sebagai pemain pertama dalam NBA Draft 1969.

Ia membantu Bucks meraih gelar juara pada 1971 sebelum akhirnya ditukar ke Los Angeles Lakers pada 1975.

Lakers mengirimkan Elmore Smith, Brian Winters, Dave Meyers, Junior Bridgeman, serta uang tunai untuk mendapatkan Abdul-Jabbar.

Keputusan tersebut menjadi salah satu langkah paling berpengaruh dalam sejarah waralaba asal Los Angeles tersebut.

Abdul-Jabbar kemudian menjadi pemain utama Lakers dan membantu tim meraih lima gelar NBA.

Ia juga jadi salah satu figur penting dalam era Showtime yang membawa Lakers mendominasi kompetisi pada 1980-an.

GiveMeSport, Rabu (4/11/2026) menempatkan trade itu di posisi pertama karena kontribusinya terhadap kejayaan Lakers.

Abdul-Jabbar mengakhiri kariernya sebagai salah satu pemain terbesar NBA, dengan enam gelar juara dan enam penghargaan MVP sepanjang perjalanan profesionalnya.

Shaquille O'Neal ke Miami Heat dan Lamar Odom ke Lakers (2004)

Los Angeles Lakers mengejutkan NBA ketika melepas Shaquille O'Neal ke Miami Heat pada 2004. Sebagai gantinya, Lakers menerima Lamar Odom, Caron Butler, Brian Grant, serta pilihan draft putaran pertama.

O'Neal sebelumnya membantu Lakers meraih tiga gelar NBA beruntun pada 2000 hingga 2002.

Namun, hubungan yang memburuk dengan manajemen dan Kobe Bryant membuat Lakers memutuskan untuk melepas bintang mereka tersebut.

Bersama Miami, O'Neal langsung membantu tim menjadi salah satu kekuatan utama di wilayah Timur.

Heat akhirnya menjuarai NBA pada 2006 setelah mengalahkan Dallas Mavericks dalam Final NBA.

Wilt Chamberlain ke Philadelphia 76ers (1965)

Wilt Chamberlain kembali ke Philadelphia pada 1965 setelah sebelumnya membela San Francisco Warriors.

Philadelphia 76ers mendatangkannya dengan menyerahkan Paul Neumann, Connie Dierking, dan Lee Shaffer.

Kehadiran Chamberlain langsung mengubah kekuatan 76ers. Ia menjadi pemain utama yang membantu tim mengakhiri dominasi Boston Celtics di wilayah Timur.

Selama empat musim bersama 76ers, Chamberlain meraih tiga penghargaan MVP.

Trade itu menjadi salah satu keputusan terbaik dalam sejarah klub, sekaligus mengantarkan Chamberlain meraih gelar juara pertamanya.

Bill Russell ke Boston Celtics (1956)

Bill Russell dipilih St. Louis Hawks pada urutan kedua NBA Draft 1956. Namun, Boston Celtics berhasil mendapatkannya melalui pertukaran dengan Ed Macauley dan Cliff Hagan.

Keputusan itu menjadi salah satu langkah paling berpengaruh dalam sejarah NBA.

Russell berkembang menjadi pemain utama Celtics dan membantu tim membangun dinasti yang mendominasi liga.

Selama 13 musim bersama Boston, Russell meraih 11 gelar NBA. Ia hanya gagal membawa tim menjadi juara pada musim keduanya dan musim ke-11 bersama Celtics.

Robert Parish dan Kevin McHale ke Boston Celtics (1980)

Boston Celtics melakukan pertukaran penting dengan Golden State Warriors pada NBA Draft 1980.

Celtics menyerahkan pilihan pertama dan ke-13 untuk mendapatkan Robert Parish serta pilihan ketiga yang kemudian digunakan untuk merekrut Kevin McHale.

Warriors memilih Joe Barry Carroll pada urutan pertama, sementara Celtics mendapatkan McHale. Keputusan itu menjadi fondasi kekuatan baru Boston bersama Larry Bird.

Kombinasi Bird, Parish, dan McHale menjadikan Celtics salah satu tim paling disegani pada era 1980-an. Mereka meraih gelar NBA pada 1981, 1984, dan 1986.

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer