Diego Simeone Ambil Langkah Ekstrem di La Liga demi Duel Hidup-Mati Liga Champions Vs Arsenal

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengambil tindakan drastis menjelang pertarungan timnya kontra Arsenal di leg kedua Liga Champions.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengambil langkah ekstrem hanya tiga hari sebelum laga penentuan melawan Arsenal di Liga Champions.

Ia mencadangkan seluruh pemain inti Atletico Madrid saat menghadapi Valencia pada laga pekan ke-34 La Liga musim ini.

Bertandang ke markas Valencia, Stadion Mestalla, Atletico menang 2-0 dalam laga yang tetap penting untuk menjaga posisi di empat besar.

Namun, fokus utama jelas tertuju ke panggung Eropa. Atletico bersiap menjalani leg kedua semifinal Liga Champions di kandang Arsenal, laga yang bisa dibilang menjadi titik paling menentukan musim ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Semua Pemain Inti Disimpan

Pertandingan leg pertama pada 30 April lalu, berakhir imbang 1-1. Julian Alvarez mencetak gol lewat penalti untuk Atletico, membalas eksekusi titik putih Viktor Gyokeres di babak pertama.

Dengan agregat masih seimbang, Simeone memilih pendekatan yang tidak biasa. Tidak satu pun pemain yang turun sebagai starter di leg pertama kontra Meriam London itu, dimainkan sejak menit awal saat menghadapi Valencia.

Nama-nama seperti Jan Oblak, Marc Pubill, Matteo Ruggeri, Giuliano Simeone, Koke, Johnny Cardoso, Ademola Lookman, Antoine Griezmann, hingga Alvarez seluruhnya memulai laga dari bangku cadangan.

Sementara itu, Marcos Llorente dan David Hancko bahkan tidak masuk daftar skuad.

Kendati menurunkan komposisi berbeda, Atletico tetap mengamankan kemenangan berkat gol Iker Luque dan Miguel Cubo, hasil yang menjaga momentum jelang duel di Eropa.

Laga Sarat Kontroversi

Pertemuan pertama Atletico dan Arsenal tim tidak berjalan mulus. Dalam laga di Stadion Civitas Metropolitano, keputusan wasit menjadi sorotan setelah penalti Eberechi Eze dianulir pada fase akhir pertandingan.

Insiden lain terjadi di luar permainan. Ben White terlibat cekcok dengan Diego dan Giuliano Simeone setelah menginjak lambang Atletico di area lorong stadion.

Kini, giliran Stadion Emirates Stadium menjadi arena penentuan. Pemenang laga ini akan mengamankan tiket ke final Liga Champions yang digelar di Budapest, 30 Mei 2026.

Pertaruhan Besar

Bagi Atletico, ini peluang kembali ke final untuk pertama kalinya sejak 2016, ketika mereka kalah adu penalti dari rival sekota, Real Madrid.

Los Rojiblancos juga terakhir kali mencapai semifinal pada 2017, yang lagi-lagi berujung kekalahan dari Madrid.

Sementara itu, Arsenal menunggu lebih lama. Klub asal London tersebut belum pernah lagi tampil di final Liga Champions sejak 2006. Saat itu, mereka sempat unggul sebelum akhirnya kalah 1-2 dari Barcelona.

Pemenang duel ini akan menghadapi satu di antara dari Bayern Munchen atau Paris Saint-Germain di partai puncak. PSG unggul agregat 5-4 dalam duel leg pertama, 29 April lalu.

 

Sumber: Talksport

Video Populer

Foto Populer