Real Madrid Makin Berat Kejar Gelar Liga Spanyol

Real Madrid kalah dari Atletico Madrid dalam derby dan membuat persaingan gelar Liga Spanyol semakin berat setelah Barcelona tampil sempurna.

Bola.com, Jakarta - Real Madrid harus menelan kekalahan 1-2 dari Atletico Madrid dalam derby di Metropolitano. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi ambisi mereka mengejar gelar Liga Spanyol, terlebih Barcelona terus melaju dengan catatan sempurna.

Pertandingan berlangsung sengit dan diwarnai sejumlah keputusan kontroversial. Dean Huijsen menerima kartu merah yang kemudian berujung penalti untuk Atletico, sementara Jose Mourinho menilai lawannya seharusnya sudah kehilangan dua pemain akibat pelanggaran yang layak mendapatkan kartu merah.

Kekalahan itu membuat posisi Madrid dalam persaingan semakin tertekan. Barcelona kini unggul lima poin di puncak klasemen, sedangkan Atletico juga berhasil melewati Madrid setelah meraih kemenangan dalam derby tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Barcelona Mulai Membuka Jarak

Barcelona menjaga rekor sempurna setelah mengalahkan Sevilla 3-1. Raphinha menjadi pemain utama dalam kemenangan tersebut dengan mencetak tiga gol yang membuat Barcelona tetap berada di puncak klasemen.

Barcelona kini mengoleksi 21 poin dari tujuh pertandingan. Sementara itu, Madrid memiliki 15 poin dan harus menerima kenyataan bahwa Atletico telah menggeser mereka dalam klasemen dengan koleksi 16 poin.

Perubahan tersebut turut memengaruhi proyeksi perebutan gelar. Berdasarkan perhitungan Opta setelah pertandingan, Barcelona memiliki peluang 75,02 persen untuk menjadi juara, sedangkan Madrid berada di angka 16,47 persen.

Sebelum kompetisi dimulai, peluang Madrid menurut proyeksi yang sama mencapai 31 persen. Penurunan tersebut memperlihatkan besarnya dampak kekalahan dalam derby terhadap posisi mereka dalam persaingan.

Dampak Kekalahan Terhadap Klasemen

Kekalahan di Metropolitano membuat Madrid turun ke posisi keempat dengan 15 poin. Atletico Madrid naik ke posisi ketiga setelah mengumpulkan 16 poin, sedangkan Real Betis juga memiliki 16 poin dan berada di atas Madrid.

Barcelona semakin nyaman di puncak dengan 21 poin dari tujuh pertandingan. Artinya, Madrid kini tertinggal enam poin dari Atletico dan Barcelona dalam klasemen sementara.

Situasi tersebut membuat setiap pertandingan setelah jeda internasional memiliki arti penting bagi Madrid. Mereka tidak hanya harus mengejar Barcelona, tetapi juga perlu kembali mengumpulkan poin agar tidak semakin tertinggal dari tim-tim yang berada di atasnya.

Mourinho Menghadapi Pekerjaan Berat

Mourinho memang memiliki alasan untuk mempertanyakan sejumlah keputusan dalam pertandingan. Namun, persoalan Madrid tidak hanya berkaitan dengan kartu merah Huijsen atau penalti Atletico karena performa tim juga masih menyisakan sejumlah pekerjaan.

Madrid kini harus mengejar Barcelona yang bukan hanya konsisten meraih kemenangan, tetapi juga sangat produktif di depan gawang. Barcelona telah mencetak 31 gol dalam tujuh pertandingan dan sedang menjalani awal musim yang luar biasa.

Produktivitas tersebut mengingatkan pada rekor yang pernah dibuat Madrid saat Mourinho menangani tim pada musim 2011-12. Saat itu, Madrid meraih 100 poin dan mencetak 121 gol dalam perjalanan menuju gelar Liga Spanyol.

Barcelona bahkan berpeluang mengejar catatan tersebut jika mampu mempertahankan performanya. Dengan persaingan yang semakin ketat, Madrid membutuhkan perbaikan cepat setelah jeda internasional agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan gelar.

Sumber: Sports Illustrated

Klasemen

Video Populer

Foto Populer