Jose Mourinho Bungkam Setelah Vinicius Junior Dikartu Merah karena Tarik Rambut Pemain Villarreal

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memilih bungkam dan tidak menghadiri konferensi pers seusai timnya menang tipis 1-0 atas Villarreal.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memilih bungkam dan tidak menghadiri konferensi pers seusai timnya menang tipis 1-0 atas Villarreal dalam lanjutan Liga Spanyol 2026/2027 di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (11/10/2026) dini hari WIB.

Keputusan itu diambil setelah Vinicius Junior menerima kartu merah langsung akibat menarik rambut pemain lawan.

Vinicius sempat mengira berhasil menggandakan keunggulan Los Blancos pada babak kedua. Menerima bola setelah bekerja sama dengan Jude Bellingham di sisi kiri serangan, pemain asal Brasil itu sukses menyelesaikan peluang dari jarak dekat.

Namun, kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama. Tayangan ulang memperlihatkan Vinicius menarik rambut Nathan Saliba pada awal proses serangan.

Setelah meninjau tayangan di monitor pinggir lapangan, wasit Isidro Diaz de Mera Escuderos menganulir gol tersebut sekaligus mengusir Vinicius dengan kartu merah langsung.

Mourinho, yang sempat berlari untuk ikut merayakan gol Vinicius, kemudian tidak muncul dalam konferensi pers seusai pertandingan. Seperti dikutip dari TNT Sport, tidak ada satu pun anggota staf kepelatihannya yang menggantikan sang pelatih untuk berbicara kepada media.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Takut Kena Sanksi Juga?

Menurut sejumlah laporan, Mourinho mengambil keputusan tersebut karena khawatir komentarnya mengenai insiden itu dapat berujung pada sanksi yang membuatnya absen dalam pertandingan mendatang melawan Sevilla dan Barcelona.

Kartu merah tersebut juga memunculkan kekhawatiran mengenai kemungkinan Vinicius melewatkan duel El Clasico kontra Barcelona. Pemain yang diusir karena tindakan kekerasan dapat menerima hukuman larangan bermain selama dua hingga tiga pertandingan.

Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, turut mempertanyakan keputusan wasit. Dalam wawancara dengan Real Madrid TV, ia mengaku tidak memahami alasan kartu merah tersebut diberikan.

"Saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi dengan para wasit, dengan kartu merah itu. Saya tidak memahaminya," ujar Tchouameni, seperti dikutip The Guardian.

 

Vinicius Minta Maaf

Sementara itu, Vinicius menyampaikan permintaan maaf melalui unggahan di Instagram. Ia meminta maaf kepada rekan setim dan para penggemar Real Madrid, tetapi tidak secara khusus menyinggung insiden yang melibatkan Saliba.

Terlepas dari kontroversi kartu merah Vinicius, Real Madrid tetap berhasil mengamankan tiga poin berkat gol Yan Diomande.

Pemain berusia 19 tahun itu membuka keunggulan Los Blancos sekitar 10 menit sebelum Vinicius diusir keluar lapangan. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Diomande sejak bergabung dengan Real Madrid pada musim panas dari RB Leipzig.

Tembakan kaki kanan mendatar yang dilepaskan Diomande ke sudut kiri bawah gawang sempat dianulir karena dianggap offside. Namun, setelah melalui pemeriksaan VAR, gol tersebut akhirnya disahkan.

"Kami selalu bermain untuk menang, dan hari ini kami berhasil melakukannya. Saya sangat senang dengan kemenangan ini," kata Diomande kepada Real Madrid TV.

Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya setelah mencetak gol perdana di Santiago Bernabeu.

"Selalu menyenangkan bermain di Bernabeu, stadion terindah di dunia dan markas klub terbesar. Tentu saya bahagia. Saya sudah lama menantikan gol pertama ini," ujarnya.

Kemenangan tersebut membawa Real Madrid naik ke posisi ketiga klasemen sementara Liga Spanyol. Namun, mereka masih tertinggal enam poin dari Barcelona yang menyapu bersih delapan pertandingan pertama musim ini dengan kemenangan.

Sumber: TNT Sport

 

Video Populer

Foto Populer