Lamine Yamal Selangkah Lagi Sejajar Kylian Mbappe di Liga Champions

Pemain berusia 19 tahun itu hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor Kylian Mbappe sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak di kompetisi elite Eropa itu sebelum berusia 20 tahun.

Bola.com, Jakarta - Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, semakin dekat dengan pencapaian bersejarah di Liga Champions.

Pemain berusia 19 tahun itu hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor Kylian Mbappe sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak di kompetisi elite Eropa itu sebelum berusia 20 tahun.

Lamine Yamal telah mencatatkan namanya dalam sejarah Liga Champions melalui berbagai pencapaian di usia muda.

Kini, pemain andalan Barcelona itu berpeluang kembali menorehkan prestasi yang sebelumnya menjadi salah satu tolok ukur kehebatan Mbappe saat masih berstatus pemain muda.

Menurut laporan Mundo Deportivo, Lamine Yamal telah mengoleksi 12 gol dan 11 assist dari 34 penampilan di Liga Champions.

Golnya ke gawang Feyenoord pada pertandingan pembuka fase liga musim ini membuatnya semakin dekat dengan rekor yang dipegang penyerang Real Madrid tersebut.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Lamine Yamal Hanya Butuh Satu Gol untuk Menyamai Rekor Mbappe

Lamine Yamal sebelumnya telah melampaui catatan gol Mbappe di Liga Champions sebelum menginjak usia 19 tahun.

Bintang Barcelona itu mencetak 11 gol sebelum ulang tahunnya yang ke-19, unggul satu gol dibandingkan pencapaian Mbappe pada usia yang sama.

Tantangan berikutnya adalah menyamai rekor Mbappe yang mencetak 13 gol di Liga Champions sebelum berusia 20 tahun.

Dengan koleksi 12 gol saat ini, Yamal hanya membutuhkan satu gol untuk menyamai catatan tersebut dan dua gol untuk melampauinya.

Peluang mencapai tonggak sejarah itu terbuka dalam waktu dekat. Yamal diperkirakan kembali menjadi bagian penting dari strategi serangan Barcelona di bawah arahan pelatih Hansi Flick.

Pertandingan melawan Galatasaray pada pekan ini pun berpotensi menjadi kesempatan baginya untuk mencatatkan namanya dalam sejarah kompetisi.

Deretan Rekor Bersejarah Lamine Yamal di Liga Champions

Perjalanan Yamal di Liga Champions telah diwarnai sejumlah pencapaian luar biasa. Ia menjalani debut di kompetisi tersebut pada usia 16 tahun ketika Barcelona menghadapi Antwerp.

Tak lama kemudian, Yamal kembali mencatatkan sejarah dengan menjadi pemain termuda yang tampil sebagai starter di Liga Champions. Pencapaian itu diraihnya ketika Barcelona berhadapan dengan FC Porto.

Pada Maret 2025, Yamal menorehkan prestasi lainnya saat menghadapi Benfica pada babak 16 besar.

Ia menjadi pemain termuda yang mampu mencetak gol sekaligus memberikan assist dalam pertandingan Liga Champions.

Sebulan berselang, tepatnya pada April 2025, Yamal kembali membuat sejarah. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam pertandingan semifinal Liga Champions ketika Barcelona menghadapi Inter Milan.

Rangkaian pencapaian itu memperlihatkan betapa cepatnya perkembangan Yamal di panggung sepak bola Eropa.

Meski usianya masih muda, ia telah menunjukkan kemampuan untuk tampil menentukan dalam pertandingan-pertandingan besar.

Mbappe Jadi Tolok Ukur, Yamal Siap Menorehkan Sejarah Baru

Selama bertahun-tahun, Mbappe menjadi salah satu tolok ukur utama bagi pemain muda yang ingin menunjukkan kualitasnya di sepak bola Eropa.

Penyerang asal Prancis itu membangun reputasinya melalui kecepatan, ketajaman, serta kemampuannya mencetak gol pada usia belia.

Namun, kemunculan Yamal menghadirkan tantangan baru terhadap sejumlah rekor yang pernah dicatatkan Mbappe.

Keberhasilan pemain Barcelona itu melampaui catatan gol Mbappe sebelum usia 19 tahun jadi bukti ia memiliki potensi untuk bersaing dengan pencapaian generasi sebelumnya.

Dengan 12 gol dari 34 penampilan di Liga Champions, Yamal kini berada di ambang pencapaian besar lainnya.

Satu gol akan membuatnya menyamai rekor Mbappe, sedangkan dua gol akan membawanya melewati catatan tersebut sebelum memasuki usia 20 tahun.

Bagi Barcelona, perkembangan Yamal menjadi modal penting dalam upaya bersaing di level tertinggi Eropa.

Sementara bagi sang pemain, kesempatan ini merupakan peluang untuk makin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menonjol dalam sepak bola dunia.

Jika mampu mempertahankan konsistensinya, Yamal bukan hanya berpeluang menyamai rekor Mbappe, tetapi juga menciptakan standar baru bagi generasi pemain muda berikutnya di Liga Champions.

Sumber: Barca Universal

Persaingan di Liga Champions

Video Populer

Foto Populer