Persiba Bantul Klaim Sudah Terima Uang Hadiah Piala Kemerdekaan

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 24 Okt 2015, 18:30 WIB
Persiba Bantul menerima uang hadiah sebesar Rp 500 juta setelah menempati posisi ketiga Piala Kemerdekaan 2015 bersama Persepam MU. Foto diambil kala Persiba tampil di penyisihan grup Piala Kemerdekaan. (Bola.com/Romi Syahputra)

Bola.com, Bantul - Persiba Bantul mengklaim sudah menerima hadiah uang Piala Kemerdekan dari Tim Transisi. Klub yang bermarkas di Stadion Sultan Agung itu berhak menerima uang hadiah Rp 500 juta setelah menempati posisi ketiga bersama Persepam Madura Utama. Hal tersebut diungkapkan manajer tim, Endro Sulastomo.

''Benar, kami sudah terima hadiah uangnya, Jumat (23/10/2015). Penerimaan bersama-sama dengan PSMS Medan selaku juara serta Persinga Ngawi yang jadi runner-up. Meski molor, kami apresiasi komitemen dari Kemenpora,'' ungkap Endro kepada bola.com, Sabtu (24/10).

Advertisement

Seperti diberitakan sebelumnya, Kemenpora akhirnya menggunakan anggaran kementerian yang berasal dari APBN untuk menutupi atau menalangi uang hadiah Piala Kemerdekaan 2015. Macetnya aliran dana dari sponsor membuat pencairan hadiah uang molor hingga sebulan lebih pascafinal di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 13 September 2015.

Endro mengaku lega dengan lunasnya pencairan hadiah. Sebab, pihaknya selalu ditanya pemain terkait kepastian hadiah tersebut. Dia mengatakan, penggunaan tersebut akan dibagi antara pemain, pelatih, dan ofisial serta untuk kebutuhan tim. Keputusan itu berdasarkan kesepakatan sebelum ajang bentukan Tim Transisi itu digulirkan.

''Ya istilahnya bukan bonus pemain, namun sebatas tali asih karena kami juga butuh anggaran untuk pembentukan tim,'' jelas sang manajer.

Selain hadiah turnamen, Persiba Bantul juga memastikan tidak ada permasalahan pada anggaran panitia pelaksana (panpel) selama jadi tuan rumah babak penyisihan grup. Padahal beberapa tuan rumah lain seperti Persis Solo, Perserang Serang, serta Madiun Putra dikabarkan harus menombok hingga ratusan juta rupiah.

''Pembiayaan pertandingan di Bantul kan murah, sekitar Rp 40 juta makanya tidak ada masalah. Kalau tempat lain saya dengar memang sampai ratusan juta sekali laga,'' ungkam Endro.

Langkah Persiba Bantul di Piala Kemerdekaan hanya sampai di empat besar setelah ditekuk Persinga Ngawi, 2-3. Persinga lantas harus puas sebagai runner-up usai ditumbangkan PSMS Medan, 1-2 , di final lewat laga dramatis.

Baca Juga :

Lunasi Uang Hadiah, Tim Transisi Masih Punya Tunggakan ke PSMS

Uang Hadiah Pakai APBN, PSMS: yang Penting Semua Dibayarkan

Kemenpora: Hadiah Piala Kemerdekaan Pakai APBN Tak Menyalahi UU

 

 

Berita Terkait