Dalam Sehari Leonard Tupamahu Berganti Klub dari Persija ke PBR!

oleh Muhammad Ridwan diperbarui 06 Nov 2015, 05:30 WIB
ek Persija, M. Roby, dan Leonard Tupamahu (kanan), saat latihan tim Persija di Lapangan Kusuma Agrowisata, Batu, Malang, Rabu (4/11/2015). Uniknya pada sore harinya Leonard latihan bareng dengan PBR di Tangerang Selatan. (Bola.com/Kevin Setiawan)

Bola.com, Tangerang Selatan - Pada latihan keempat Persipasi Bandung Raya (PBR) di Lapangan ISCI, Tangerang Selatan, Kamis (5/11/2015) sore ada kejutan terjadi. Stoper Leonard Tupamahu tampak ikut berlatih dengan tim asuhan Peter Huistra. Hal yang aneh karena pagi harinya ia masih berada di Lapangan Agrowisata, Batu, Malang, berlatih bersama Persija Jakarta.

Leonard Tumahu sudah ikut latihan persiapan Piala Jenderal Sudirman bersama Persija sejak Jumat (29/11/2015). Namun, baru dua hari ikut rombongan Tim Macan Kemayoran, bek gaek berusia 32 tahun justru memutuskan pindah klub ke PBR.

Leonard mengaku kesempatan tampil sebagai pemain inti jadi pertimbangan dirinya kabur dari Persija. "Kalau harus duduk di cadangan atau tribun rugi buat saya," kata bek yang pernah juga pernah berkostum Persija musim 2004-2006 tersebut. 

Advertisement

"Di  Persija saya sulit dapat tempat utama, karena di sana sudah banyak pemain belakang yang berposisi sama dengan saya. Saya memilih PBR, yang agaknya lebih membutuhkan tenaga saya," ia menambahkan.

Pemain PBR, Leo Tupamahu menghindari pemain Villa 2000 pada laga persahabatan jelang Piala Jenderal Sudirman di Lapangan ISCI, Jakarta, Kamis (5/10/2015). PBR berhasil menang 2-0. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Sang pemain tidak merasa bersalah pindah klub secara tiba-tiba, karena sejatinya ia tidak dikontrak secara permanen oleh Persija. "Saya belum menandatangani kesepakatan apa-apa dengan Persija," kata Leonard yang kelahiran 9 Juli 1983 enteng.

Di Piala Presiden lalu Leonard Tupamahu membela Persipasi Bandung Raya. Ia selalu jadi pilihan inti pelatih Dejan Antonic. Walau PBR kini dilatih nakhoda baru Peter Huistra, sang stoper yakin tetap punya kesempatan besar masuk starting eleven di Piala Jenderal Sudirman.