Erupsi Barujari, Pembagian Grup Piala Jenderal Sudirman Dirombak?

oleh Muhammad Ridwan diperbarui 06 Nov 2015, 19:32 WIB
Ferry (Net TV), Abdee Negara (Ketua Steering Committee), Letjen TNI Agus Sutomo (Ketua Organizing Committee), Hasani Abdulgani (Ketua Pelaksana), Mayjen TNI Dodik Widjonarko, hadir dalam Konferensi Pers Piala Jenderal Sudirman 2015. (Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Jakarta - Erupsi anak Gunung Rinjani, Barujari, di Lombok membuat operator turnamen Piala Jenderal Sudirman, Mahaka Sports and Entertainment menyiapkan venue alternatif untuk pertandingan penyisihan Grup B Piala Jenderal Sudirman.

Jika skenario awal dengan melangsungkan pertandingan di Stadion I Wayan Dipta, Bali, tidak bisa terlaksana, Mahaka mengincar Solo dan Bandung sebagai sebagai kota pengganti.

"Kami punya alternatif memindahkan klub-klub ini ke Solo. Namun, bila pertandingan digelar di Stadion Manahan, kemungkinan penontonnya sepi karena tidak ada tim yang berstatus tuan rumah di sana. Ada kemungkinan kami memilih Bandung," kata Hasani saat jumpa pers di  Century Park Hotel, Jakarta, Jumat (6/11/2015).

 

Baca Juga

Advertisement

 

Namun, Hasani menjelaskan pemindahan venue pertandingan ke Bandung juga akan memunculkan persoalan baru. Sebab seperti diketahui sang tuan rumah Bandung yakni, Persib Bandung bermain di Grup C (Sidoarjo). Jika tetap memilih Bandung, Mahaka harus membicarakan skenario tersebut kepada tim-tim peserta turnamen Piala Jenderal Sudirman.

"Persib ditukar dengan salah satu peserta Grup Bali. Hal ini yang paling mungkin terjadi. Namun, tergantung pertemuan dengan klub, bisa saja dirombak total semua opsi ini," ucapnya.

Hanya Mahaka masih berharap Bali tetap menjadi tuan rumah Grup B Piala Jenderal Sudirman.  Sebab menurutnya pertandingan di Gianyar, baru dimulai 15 November mendatang.

"Saya mendapat kabar bandara di Bali sudah dibuka dan angin mengarah ke utara. Masih ada waktu sembilan hari lagi karena laga di Bali baru bermain 15 November. Semoga bencana ini, segera berakhir," jelasnya.