Jumpa di Semifinal, Djokovic Waspadai Tren Apik Nadal

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 20 Nov 2015, 09:20 WIB
Ekspresi petenis Serbia, Novak Djokovic, seusai mengalahkan Tomas Berdych di laga pamungkas Grup Stan Smith ATP World Tour Finals 2015 di O2 Arena, London, Jumat (20/11/2015) dini hari WIB. (Reuters/Suzanne Plunkett Livepic)

Bola.com, London - Performa impresif Rafael Nadal di ATP World Tour Finals 2015 mendapat apresiasi dua rival terberatnya, Novak Djokovic dan Roger Federer. Tak heran, Djokovic mewaspadai ancaman Nadal yang akan menjadi lawannya di babak semifinal, Sabtu (21/11/2015).

Nole, panggilan akrab Djokovic, lolos ke semifinal setelah mengalahkan Tomas Berdych 6-3, 7-5, pada laga pamungkas Grup Stan Smith di O2 Arena London, Jumat (20/11/2015) dini hari WIB.

Advertisement

Sebelumnya, Federer melenggang ke babak empat besar berkat kemenangan 7-5, 4-6, 6-4 atas Kei Nishikori. Selain menggenggam tiket semifinal, petenis asal Swiss tersebut juga berhasil mempertahankan rekor kemenangan 100 persen di turnamen ini.

Sebagai runner up Grup Stan Smith, Djokovic dipastikan berjumpa Nadal yang menjuarai Grup Ilie Nastase. Adapun Federer bakal meladeni Andy Murray atau Stanislas Wawrinka.

Dalam dua pertandingan perdana di ATP World Tour Finals 2015, Nadal tampil meyakinkan. Petenis berjuluk King of Clay tersebut kembali menemukan sentuhan lawasnya yang sempat menghilang di musim ini. Performa petenis nomor 5 dunia tersebut memang sempat terjun bebas hingga terlempar ke peringkat 10 dunia.

Tapi, di London ini, Nadal berhasil mengalahkan Murray dan Wawrinka tanpa kehilangan set.

“Nyatanya dia (Nadal) memang bermain lebih baik dan telah meningkatkan levelnya sejak AS Terbuka,” kata Novak Djokovic seusai kemenangan atas Berdych.

“Anda bisa merasakan dia mulai nyaman di lapangan, mulai bermain lebih baik. Dua pertandingan melawan Wawrinka dan Murray membuktikan hal itu. Dia kelihatan lebih percaya diri, jarang melakukan kesalahan, servisnya efektif, dan menggunakan forehand dengan lebih baik,” beber pria Serbia itu.

Pujian terhadap Nadal juga terlontar dari Federer. “Saya rasa ia semakin kuat. Dengan rutin berlatih dan mengevaluasi penampilannya, dia bakal sulit dikalahkan di Australia Terbuka tahun depan. Saya yakin itu,” kata Federer.