Modal Tiga Kandidat Pelatih Terbaik Pria Versi Ballon d'Or 2015

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 11 Jan 2016, 13:15 WIB
Jorge Sampaoli (kiri), Luis Enrique (tengah) dan Josep Guardiola (kanan)

Bola.com, Zurich - Semua publik menunggu siapa pemain terbaik dunia versi FIFA, apakah Lionel Messi, Neymar atau Cristiano Ronaldo. Namun, perhelatan Ballon d'Or 2015 tak hanya berisi ketegangan menunggu siapa di antara tiga penyerang tersebut yang berstatus paling bagus.

Advertisement

Persaingan di kategori lain juga tak kalah seru. Satu di antaranya terjadi di level pelatih pria. Tiga kandidaat tak bisa dianggap remeh. Sosok Josep Guardiola (Bayern Munchen), Luis Enrique Martinez (Barcelona) dan Jorge Sampaoli (Timnas Chile), punya reputasi tinggi di dunia sepak bola.

Prestasi masing-masing juga tergolong luar biasa, dan mampu memberi banyak kejutan sepanjang 2015. Berikut penjelasan beberapa modal kuat masing-masing pelatih:

1. Josep Guardiola (Bayern Munchen/Spanyol)
Pria berusia 44 tahun ini baru saja mengejutkan dunia tatkala memutuskan tak melanjutkan kontrak bersama Bayern Munchen, yang berakhir pada musim panas nanti. Ragam isu bermunculan terkait masa depannya meski banyak kalangan yakin dirinya akan berlabuh di Premier League Inggris.

Sebelum resmi pindah, Guardiola punya kans untuk menuai trofi Ballon d'Or 2015 dari kategori Pelatih Terbaik Pria. Pria asal Spanyol ini menuai satu gelar musim lalu di level Bundesliga.

Meski hanya satu, namun reputasinya tak terbantahkan sebagai pelatih dengan tim yang punya daya ledak atau agresifitas tinggi. Musim lalu, Die Roten mengoleksi 80 gol dan hanya kebobolan 18 gol.

2. Luis Enrique Martinez (Barcelona/Spanyol)
Suksesor Josep Guardiola ini dianggap sedang menikmati masa nyaman sebagai pelatih. Pada musim perdana di Camp Nou, ia mampu memberi sesuatu yang baru. Ia berhasil membawa Barcelona meraih treble musim lalu kala menuai gelar La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions.

Pelatih berusia 45 tahun ini menambah trofi juara, yakni Piala Super Eropa, dengan menaklukkan Sevilla. Pada gelaran Ballon d'Or 2015, banyak pihak menilai pemain yang berkostum Barcelona selama 8 tahun tersebut, layak mendapatkan yang terbaik.

Sepanjang 2015, ia merasakan 58 partai dengan koleksi 47 kemenangan, 5 seri dan 6 kekalahan. Tak hanya itu, dalam periode tersebut, armada Barcelona sukses mengemas 160 gol dan kebobolan 49 gol.

3. Jorge Sampaoli (Timnas Chile/Argentina)
Pria berkepala plontos ini menikmati momen terbaik sepanjang karier kepelatihannya kala membawa Chile menjadi juara pada perhelatan Copa America 2015. Di babak final, armadanya menundukkan Argentina melalui adu penalti (4-1).

Trofi tersebut menjadi hadiah luar biasa bagi publik tuan rumah, yang tercatat baru sekali menuai gelar juara di level pertandingan antarnegara di kawasan Amerika Selatan tersebut. Corak permainan Arturo Vidal dkk menjadi magnet tersendiri.

Alhasil, ia sempat diisukan bakal pindah ke Chelsea atau Swansea pada musim panas tahun depan. Sebelum juara di rumah sendiri, Chile juga sudah menunjukkan permainan menawan di putaran final Piala Dunia 2014. Meski bagus, mereka tersingkir setelah kalah dari Brasil di babak 16 Besar.

Sumber: FIFA, Daily Mail

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini