Semen Padang Ancam Sanksi Pemain yang Ikut Aksi Boikot APPI

oleh Tengku Sufiyanto diperbarui 16 Jan 2016, 22:36 WIB
Manajemen klub Semen Padang memperingatkan pemainnya untuk hati-hati menyikapi imbauan boikot APPI. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Finalis Piala Jenderal Sudirman  Semen Padang angkat bicara menanggapi ajakan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) ke para pesepak bola nasional untuk boikot tampil di turnamen sepanjang tahun 2016 ini. Manajemen Tim Kabau Sirah mengancam bakal menjatuhkan sanksi kepada pemainnya yang ikut aksi tersebut.

Semen Padang mempersilahkan para pemainnya yang tergabung ke dalam APPI untuk mengikuti langkah asosiasi yang dipimpin Ponaryo Astaman tersebut, asalkan kontrak mereka sudah berakhir dengan pihak klub.

Baca Juga

    Advertisement

    "Silahkan saja mengikuti jejak APPI, asalkan pemain sudah putus kontrak. Kalau masih kontrak dengan kami, manajemen akan memberikan sanksi agar pemain mengembalikan seluruh hak yang sudah diberikan. Itu sebagai langkah karena pemain telah mencederai kontrak yang ia teken dengan kami," ungkap Direktur Teknik Semen Padang, Asdian usai mengikuti acara pertemuan PT Liga Indonesia dengan 18 klub ISL di Hotel Park Lane, Jakarta, Sabtu (16/1/2016).

    Pada Kamis (14/1/2016) APPI mengeluarkan maklumat ke para pesepak bola Tanah Air untuk melakukan aksi mogok bermain di turnamen-turnamen yang diikuti klub-klub ISL pada sepanjang tahun 2016. Aksi tersebut dilakukan sebagai respons tidak adanya vakumnya kompetisi profesional di masa konflik PSSI vs Kemenpora.

    "Keputusan akhir kami serahkan ke pemain, mau ikut instruksi APPI atau menghormati kontraknya," ujar Asdian.

    Semen Padang sudah memutuskan untuk mengikuti pagelaran turnamen berformat kompetisi dengan tajuk Indonesia Super Competition (ISC) 2016. Keputusan tersebut diambil setelah PT Liga menggelar  pertemuan dengan 18 klub ISL tadi sore, akibat dampak dari ditolaknya rekomendasi ISL 2016 oleh Badan Olah Raga Profesional (BOPI).

    "Kami bersiap ikuti ISC 2016. Kami juga akan mengikuti Piala Gubernur Kaltim dan tentu saja Piala Wali Kota Padang. Waktunya memang sedikit berbenturan, tapi kami akan mengaturnya agar klub bisa mengikuti semuanya," kata Asdian.

    Piala Gubernur Kaltim sendiri akan digelar mulai 6 Febuari hingga 6 Maret 2016. Sedangkan, Piala Walikota Padang akan dihelat mulai tanggal 14-20 Febuari 2016.