CEO Dorna Yakin MotoGP Tak Ditinggal Fans Jika Rossi Pensiun

oleh Oka Akhsan diperbarui 27 Jan 2016, 07:15 WIB
Valentino Rossi, masih ingin membalap pada musim 2017. CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, tak khawatir MotoGP kehilangan penggemar setelah The Doctor pensiun. (Bola.com/Vitalis Yogi)

Bola.com, Madrid - CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, yakin MotoGP tak akan ditinggal para penggemar jika suatu saat Valentino Rossi memutuskan untuk pensiun. Menurut pria asal Spanyol itu, fans MotoGP menyukai balap motor, bukan pebalap tertentu.

Ezpeleta mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan harian Spanyol, Marca, yang dilansir di marca.com pada Selasa (26/1/2016).

"Saya tak mencemaskan sesuatu yang di luar kendali saya. Seseorang tak akan selamanya jadi pebalap," kata Ezpeleta.

Advertisement

Rossi saat ini sudah berusia 36 tahun. Musim 2016 akan menjadi musim ke-21 The Doctor di lomba balap motor grand prix. Sepanjang karier, Rossi sudah meraih sembilan gelar juara dunia dan mengukir banyak rekor. Atas prestasi dan kehangatannya kepada fans, dia memiliki banyak penggemar.

Ezpeleta mengaku sudah berbicara dengan Rossi. Dia mengungkapkan pebalap Yamaha itu masih ingin membalap pada 2017 jika mampu bersaing di level top pada musim 2016.

"Rossi adalah pebalap yang luar biasa. Dalam usia 36 tahun dia masih bisa bersaing dengan tiga rival yang lebih muda. Jangan lupa, level persaingan saat ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah MotoGP. Hal itu menunjukkan betapa hebatnya Rossi," ujar Ezpeleta.

Ezpeleta mengungkapkan apa yang dialami MotoGP saat ini mirip seperti ketika Mick Doohan akan pensiun. Saat itu juga banyak pihak yang meragukan masa depan MotoGP.

"Kala itu orang-orang bertanya-tanya apa yang akan terjadi dengan MotoGP saat Doohan pensiun. Saya setuju banyak orang datang ke sirkuit untuk melihat idolanya. Namun, bukan berarti mereka tak datang lagi setelah pebalap kesukaannya pensiun. Saya rasa hal yang sama juga berlaku dalam kasus Valentino Rossi," ujar Carmelo Ezpeleta.