Di Atas Kursi Roda, Mantan Pelatih Persija Mengamati Yanto Basna

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 07 Feb 2016, 10:35 WIB
Mantan pelatih Persija Jakarta, Sofyan Hadi menonton laga amal di pinggir lapangan Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (6/2/2016). (Bola.com/Romi Syahputra)

Bola.com, Sleman - Pertandingan amal yang digelar di Solo dan Sleman, dengan mempertemukan Garuda Merah versus Garuda Putih sangat berarti bagi mantan pelatih Persija Jakarta, Sofyan Hadi.

Sofyan hadir langsung di stadion. Duduk di atas kursi roda, mantan pelatih PSIM Yogyakarta itu dengan cermat menyaksikan duel bintang sepak bola Tanah Air. Sofyan yang tengah berjuang melawan sakit kanker tulang mengaku terharu dan bangga dengan performa para pemain di lapangan dalam laga amal tersebut. 

''Para pemain bermain terlihat bermain serius di lapangan meski ini hanya pertandingan ekshibisi. Tentu menghibur para penonton dan saya merasa senang dengan permainan mereka,'' ungkap Sofyan saat berbincang dengan bola.com usai pertandingan.

Advertisement

Beberapa saat sebelum laga digelar, pelatih yang sukses mengantar tim Macan Kemayoran meraih gelar juara Liga Indonesia musim tahun 2001 itu mendapat bantuan tali asih dari pihak sponsor bersama ketiga pemain yang cedera.

Sofyan mengungkapan, sudah sewajibnya para pesepakbola Tanah Air banyak diberi pertandingan dan kompetisi seperti sediakala. Dengan cara itu, pemain mampu meningkatkan kualitas permainan dan skill individu yang nantinya bermanfaat bagi timnas.

''Harus banyak bertanding. Saya juga sedih mengapa kompetisi vakum hampir setahun. Padalah para pemain butuh arena itu untuk unjuk kemampuan,'' tuturnya.

Meski menilai seluruh pemain tampil bagus, mantan pemain Timnas era 1970-an itu secara khusus memuji penampilan dua bek sentral, Rudolof Yanto Basna dan Ahmad Maulana Putra. Kedua pemain itu dinilainya memilikii kemampuan di atas rata-rata sebagai seorang bek tengah. Terlebih usia keduanya masih tergolong muda.

''Kalau terus diberi kepeceryaan bermain, Basna dan Maulana bisa memberikan kontribusi di lapangan,'' ucapnya.

Saat ini, Sofyan sedang berjuang melawan sakit kanker tulang yang ia derita. Doa dan dukungan mengalir agar legenda sepak bola Indonesia itu bisa sembuh seperti semula. Charity Games itu juga dimaksudkan untuk membantu pembiayaan cedera panjang Alfin Tuasalamony, M. Nasuha, dan Abdulrahman Lestaluhu.