Audisi Djarum Mencari Bibit Pebulutangkis Unik di Bandung

oleh Nandang Permana diperbarui 25 Feb 2016, 21:01 WIB
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin (tengah), saat memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan Audisi Umum Djarum Beasisawa Bulutangkis 2016 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/2/2016) (Bola.com / Permana Kusumadijaya)

Bola.com, Bandung - Kota Bandung terpilih sebagai tempat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016. Kota Kembang dipilih karena dinilai sebagai tempat bersejarah bagi perkembangan olahraga bulutangkis di Indonesia.

Advertisement

Hal itu disampaikan Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin. Yoppy menyebut Bandung telah melahirkan beberapa pebulutangkis nasional dan berprestasi seperti Tan Joe Hok, Iie Sumirat, Nara Sudjana, Atik Djauhari, Heryanto Saputra, dan Ivana Lie. Selain itu ada juara dunia tunggal putri, Susi Susanti dan tunggal putra, Taufik Hidayat.

"Dari dahulu sampai sekarang Jawa Barat terus melahirkan para pebulutangkis dengan prestasi dunia. Kami ingin mencari bibt-bibit pemain yang sejak dulu terkenal memiliki keterampilan dan teknik yang unik," kata Yoppy Rosimin saat jumpa pers di sebuah cafe bilangan Bisakoga, Bandung, Kamis (25/4/2015).

Audisi di Bandung dijadwalkan berlangsung 12-14 Maret di Badminton Hall, Cijagra, Lengkong. Bandung merupakan satu dari 9 kota yang ditunjuk untuk menggelar Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. Delapan kota lainnya yakni Palembang, Purwokerto, Balikpapan, Solo, Makasar, Cirebon, Surabaya, dan Kudus.

Yoppy berharap dengan adanya audisi ini ke depannya bulutangkis Indonesia semakin berprestasi sehingga Indonesia kembali menjadi negara terkuat di Asia. "Kami ingin mengobarkan semangat bulutangkis ke seluruh penjuru Tanah Air. Kami ingin supremasi bulutangkis bisa terjaga sampai kapanpun," ujarnya.

Apa yang dilakukan Djarum Foudation mendapat apresiasi dari Minarti Timur. Peraih medali perak dari ganda campuran di Olimpide Sydney 2000 itu mengatakan pembinaan bulutangkis di Indonesia harus terus ditingkatkan sehingga olahraga tepok bulu Indonesia bisa berjaya kembali.

"Saya sangat setuju sekali dengan apa yang dilakukan Djarum Foundation dengan menggelar audisi. Diharapkan ke depannya, tak ada lagi atlet yang pindah keluar negeri karena mendapat perhatian dan juga ada pembinaan yang berkesinambungan," tuturnya.