Kesibukan 5 Eks Bintang Persik Seleksi Siswa SD

oleh Gatot Susetyo diperbarui 23 Mar 2016, 13:00 WIB
Lima legenda hidup Persik Kediri punya kesibukan baru. Mereka ditugasi menyeleksi siswa SD di Kediri dalam program Football Class. (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Kediri - Selama sebulan ke depan, lima mantan bintang Persik Kediri bakal disibukkan menyeleksi sekitar 200 siswa Sekolah Dasar (SD) untuk dijaring masuk program Football Class yang diselenggarakan Diknas Kota Kediri.

Para legenda itu adalah Harianto, Suswanto, Dwi Priyo Utomo, Musikan, dan Wahyudi. Mereka diberi kuota meloloskan 35 siswa yang nantinya mendapat fasilitas masuk SMPN 2 Kota Kediri melalui jalur prestasi.

"Football Class ini program pembinaan pesepak bola usia dini dari Pemkot Kediri. Tahun pertama akan menjaring 35 siswa untuk merealisasikan program tersebut. Mereka langsung diterima di SMPN 2 tanpa melalui tes," ungkap Kwin Atmoko, ketua seleksi.

Advertisement

Kwin Atmoko menambahkan siswa tersebut akan mendapat pelatihan dari Timo Schunemann dengan dibantu para mantan pemain Persik.

"Setelah resmi jadi siswa Football Class, mereka akan memperoleh fasilitas latihan gratis mulai sepatu, kostum latihan, tanding, dan bola. Untuk sementara program ini belum menyiapkan asrama bagi pemain," kata Kwin, yang juga pelatih nasional cabang atletik ini.

Kwin Atmoko menjamin proses seleksi berlangsung jujur dan transparan. "Semua proses seleksi berdasarkan data riil di lapangan. Kami ingin mendapatkan bibit pesepak bola terbaik. Makanya, tak ada istilah titipan lagi," ujarnya.

Dwi Priyo Utomo, mantan stoper alumni Primavera, sangat mendukung program Wali Kota Persik, Abdullah Abu Bakar, ini.

"Selama ini saya sangat perhatian dengan pembinaan usia dini di Kediri. Saya amati daerah ini banyak talenta bagus. Jika program ini berjalan, rantai regenerasi pemain di Kediri tak akan putus. Yang dibutuhkan hanyalah konsistensi Pemkot Kediri," ucap Dwi.