ISC B Dimulai, Persis Solo Vs PSGC Ciamis Pertaruhkan Gengsi

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 30 Apr 2016, 11:00 WIB
Widyantoro akhirnya terpilih sebagai pelatih Persis Solo untuk ISC B 2016. (Bola.com/Romi Syahputra)

Bola.com, Solo - Genderang perang Indonesian Soccer Championship (ISC) B mulai ditabuh. Duel Grup 3 antara Persis Solo melawan PSGC Ciamis di Stadion Manahan Solo, Sabtu (30/4/2016) malam jadi pembuka.

Meski ajang kasta kedua, laga tersebut diprediksi panas sejak awal melihat latar belakang pertemuan kedua tim. Persis dan PSGC memang baru dua kali bertemu dalam babak 16 Besar Divisi Utama 2014. Namun pertemuan itu langsung menimbulkan riak-riak panas kedua tim.

Dua tim juga punya ambisi tinggi pada ajang bentukan PT Gelora Trisula Semesta (GTS). Persis baru saja mendapat investor kelas kakap dengan sokongan dana Rp 10 miliar. Sementara pasukan Laskar Galuh digadang-gadang sebagai salah satu tim yang paling siap terjun ke ISC B.

Tak sekadar laga, kedua tim bertekad memecahkan sebuah mitos. Persis Solo gagal meraih kemenangan dalam laga pembuka kompetisi dalam beberapa tahun terakhir.

Advertisement

Masih teringat momen seremoni pembukaan kompetisi Divisi Utama 2014. Dengan persiapan yang cukup matang, tim Kota Bengawan justru di tahan imbang PPSM Magelang, 2-2 di Manahan. Para pemain tak tampil lepas meski sempat dua kali unggul.

Demikian dengan laga perdana Piala Kemerdekaan 2015. Menghadapi lawan yang sama, Persis yang saat itu diracik Aris Budi Sulistyo dipermalukan 2-3 dan akhirnya tak lolos dari fase grup.

"Laga perdana pasti berat karena jadi tumpuan untuk pertandingan selanjutnya. Namun seluruh elemen tim sudah siap melawan PSGC dan optimistis bisa merebut poin penuh," kata Widyantoro, pelatih Persis.

Demi mewujudkan ambisi itu, skema menyerang 4-4-2 disiapkan sang juru taktik. Yanuar bakal didampingi Dedi Cahyono Putro yang didorong ke depan sebagai dwisula penyerang. Keduanya ditopang kuartet Andrid Wibawa, Bayu Andra, Bayu Nugroho dan gelandang anyar Catur Pamungkas di lini tengah.

Akbar Riansyah, Fernando pangajow, Rahmad Sabani, Risman Maidullah mengisi pos belakang di depan kiper Aji Saka. Selain itu, Wiwid juga mewaspadai kekuatan PSGC yang diakuinya tim mapan dengan masa persiapan yang cukup panjang.

"PSGC tim bagus dengan persiapan cukup lama. Apalagi banyak eks pemain Persis seperti Susanto, Dimas Galih, Ghoni Yanuar serta Bayu Sunarto," ucap Wiwid.

Di kubu tim tamu, pelatih skuat Laskar Galuh Heri Rafni Kotari mengaku masih buta akan kekuatan lawan. Meski demikian, Heri mengaku anak asuhnya sudah siap tempur. Mereka juga ingin memutus hasil buruk kala bertemu tim. Dalam dua kali pertemuan, PSGC sekali kalah dan imbang.

"Kami rasa Persis Solo adalah tim besar yang akan tampil di depan suporternya sendiri yang membuat kekuatan dan motivasi mereka berlipat," ungkapnya.