Prediksi PSM Vs Persela: Kala 2 Pelatih di Ujung Tanduk

oleh Zaidan NazarulAbdi Satria diperbarui 06 Mei 2016, 19:00 WIB
Prediksi PSM Vs Persela. (Bola.com/Rudi Riana)

Bola.com, Makassar - Duel PSM Makassar kontra Persela Lamongan pada lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Sabtu (7/5/2016) sarat tekanan bagi pelatih kedua kubu. Luciano Leandro dan Stefan Hansson dibayangi pemecatan, seiring hasil kurang memuaskan pada laga pembuka kompetisi.

Advertisement

Khusus Luciano Leandro di PSM, duel kontra Persela  jadi ajang pertaruhan besar dalam kariernya sebagai pelatih. Pasalnya, manajemen mewajibkan Tim Juku Eja mendulang kemenangan dalam pertandingan ini. Jika gagal, pelatih asal Brasil itu hampir pasti dilengserkan.

Sebelumnya Ferdinand Sinaga dkk. kalah 1-2 melawan Semen Padang di Padang. Padahal, petinggi klub membebani target raihan hasil seri di Ranah Minang.

Berdasarkan pengamatan bola.com pada uji lapangan di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Jumat (6/5/2016) pagi, Luciano bakal memainkan pola 4-4-2 saat PSM menjamu Persela.

Pemakaian pola ini terbilang baru. Sebelumnya, Luciano lebih banyak memainkan pola 4-3-3 pada uji coba dan 4-3-2-1 pada laga perdana melawan Semen Padang.

Dengan mengandalkan skema 4-4-2 nanti, Luciano melakukan rotasi pemain. Ardan Aras dan Valentino Telaubun besar kemungkinan diparkir untuk memberi kesempatan kepada Erick  Setiawan dan Maldini Pali jadi starter.

Maldini Pali, diberi kesempatan tampil sebagai pemain utama saat PSM bersua Persela. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

"Erick dan Maldini harus memanfaatkan kesempatan yang saya berikan. Saya berharap keduanya tampil baik pada pertandingan nanti," ujar Luciano.

Di sisi lain, janji Luciano untuk memainkan Muchlis Hadi Ning Syaifullo sebagai starter urung terjadi. Karena pelatih asal Brasil ini lebih memilih duet Ferdinand Sinaga dan Lamine Diarrasouba  sebagai tombak PSM.

"Lihat saja perkembangan besok. Seperti pemain lainnya, Muchlis tetap punya kesempatan main. Apalagi, dia menunjukkan perkembangan signifikan dalam latihan," ungkap Luciano Leandro.

2 dari 2 halaman

Noda Hitam Stefan Hansson

Sementara itu, usai takluk di tangan Persegres Gresik United pada Sabtu (30/5/2016), Stefan Hansson langsung mendapat peringatan dari manajemen Persela.

Bos-bos Persela sejatinya tidak alergi kalah di Lamongan, namun hasil buruk dari Persegres GU bagi mereka sangat tabu dan memalukan. “Boleh kalah dari tim-tim besar, tapi bukan dari GU. Ini sejarah buruk bagi kami,” ujar Yunan Achmadi, manajer Persela.

Stefan Hansson tampak mengawasi para pemain Persela dalam latihan persiapan kontra PSM. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Karena itu, Stefan harus menunjukkan perbaikan signifikan saat timnya melakukan lawatan ke Makassar. Posisi Stefan pun bisa jadi semakin kritis jika penampilan Laskar Jaka Tingkir tak juga membaik pada laga melawan PSM.

Sebab, kendati perjalanan kompetisi masih sangat panjang, kegagalan di laga kontra PSM bisa membuat mental Choirul Huda dkk semakin merosot.

Stefan memang tidak tinggal diam. Usai kekalahan itu, Persela terus berbenah. Komposisi pemain diubah, terutama di sektor sayap kiri dan tengah. Gelandangnya asal Spanyol, Jose Pedrosa Galan, yang di pertandingan sebelumnya absen lantaran cedera hamstring, kemungkinan besar akan diturunkan.

Dzumafo Herman (kedua kiri biru), tak boleh kalah untuk kali kedua. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Masuknya Galan diharapkan menambah kekuatan Persela di laga ini. Pasalnya, dengan pengalaman dan kemampuan individu di atas rata-rata, Galan diharapkan mampu memperbaiki penampilan tim berjulukan Laskar Jaka Tingkir ini.

Tak hanya Galan, Edy Gunawan yang sebelumnya bermain sebagai starter kemungkinan bakal diganti oleh Dendy Setiawan. Pemain muda yang beroperasi di sayap kiri itu diharapkan menjadi senjata ampuh bagi Persela untuk meraih target minimal seri.

“Kami banyak mengubah komposisi pemain dan skema main. Semoga perubahan ini membawa dampak positif,” harap Didik Ludianto, asisten pelatih Persela Lamongan.