Vinales Putuskan Pilih Suzuki atau Yamaha pada Pekan Depan

oleh Oka Akhsan diperbarui 08 Mei 2016, 15:15 WIB
Maverick Vinales, baru akan membuat keputusan bertahan di Suzuki atau pindah ke Yamaha pada pekan depan selepas MotoGP Prancis. (Getty Images via AFP)

Bola.com, Le Mans - Maverick Vinales akan membuat keputusan terkait masa depannya pada pekan depan. Saat ini, pebalap Suzuki tersebut hanya ingin fokus menjalani balapan MotoGP Prancis.

Masa depan Vinales sedang menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir. Pebalap asal Spanyol itu terus dikaitkan dengan Yamaha sebagai kandidat kuat pengganti Jorge Lorenzo yang pindah ke Ducati pada 2017.

Advertisement

Beberapa media Eropa melaporkan Vinales dan Yamaha sudah melakukan negosiasi. Namun, pembicaraan tersendat terkait faktor finansial.

Yamaha pun dikabarkan mengalihkan buruan ke pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa. Kebetulan, Vinales dan Pedrosa berasal dari Spanyol dan kontrak mereka sama-sama habis pada akhir 2016. Sponsor utama Yamaha, Movistar, memang menginginkan rekan baru Valentino Rossi berasal dari Spanyol.

Surat kabar Spanyol, El Pais, bahkan memberitakan Pedrosa sudah sepakat pindah ke Yamaha. Namun, rumor itu sudah ditepis Honda, Yamaha, dan juga Pedrosa. Di sisi lain, Vinales ternyata mengikuti perkembangan isu tersebut.

"Jika Dani (Pedrosa) sudah meneken kontrak, Yamaha pasti akan memberi tahu saya kan? Pada Senin (9/5/2016), saya akan berpikir secara jernih dan mencoba membuat keputusan pasti," kata Vinales setelah sesi kualifikasi MotoGP Prancis di Le Mans, Sabtu (7/5/2016), seperti dikutip dari Crash.

Selain berkomentar soal masa depannya, Vinales juga mengungkapkan rasa frustrasi karena Suzuki tak memperlihatkan perkembangan performa yang signifikan. Sempat bagus pada tes tengah musim di Jerez, 26 April, performa motor Suzuki GSX-RR kembali melempem di Le Mans.

Pada sesi kualifikasi MotoGP Prancis, Vinales cuma menempati posisi kedelapan. Catatan waktu pebalap berusia 21 tahun itu bahkan terpaut 0,958 detik dengan peraih pole position, Jorge Lorenzo (Yamaha).

"Selepas tes Jerez, kami selalu masuk tiga besar. Tapi di Le Mans kami tertinggal hampir satu detik di belakang Jorge (Lorenzo). Hal ini tak bisa diterima. Bagian belakang motor masih jadi masalah utama. Saat menikung, motor sulit dikendalikan karena mengalami sliding. Problem ini sudah berlangsung selama setahun. Kami harus melakukan sesuatu," ujar Vinales.

Apakah ini tanda-tanda Maverick Vinales kecewa dengan Suzuki dan akan pindah ke Yamaha? Seperti yang dikatakan Vinales, jawabannya baru bisa diketahui selepas MotoGP Prancis.