Cetak Sejarah di F1, Max Verstappen Masih Tak Percaya

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 16 Mei 2016, 16:30 WIB
Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, sukses menciptakan sejumlah rekor saat menjadi juara balapan F1 GP Spanyol, Minggu (15/5/2016).(AFP/Lluis Gene)

Bola.com, Catalunya - Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, masih tak percaya dirinya mampu mencetak sejarah setelah memenangi balapan F1 GP Spanyol, Minggu (15/5/2016).

Advertisement

Kemenangan itu membuat Verstappen sebagai pebalap termuda yang menjadi juara seri F1. Saat menjadi pemenang F1 GP Spanyol, dia berusia 18 tahun 229 hari. Dia mematahkan rekor Sebastian Vettel yang menjadi juara F1 GP Italia 2008 pada usia 21 tahun 73 hari.

Itu bukan satu-satunya rekor yang dibuat Verstappen. Dia juga mencatatkan diri sebagai pebalap termuda yang naik podium pada balapan F1. Selain itu, Verstappen menjadi pebalap Belanda pertama yang sukses keluar sebagai juara.

"Ini luar biasa. Balapan ini seperti uji ketahanan buat saya, khususnya pada lima lap terakhir. Saya tak percaya bisa memimpin balapan," kata Verstappen seperti dikutip Crash, Senin (16/5/2016) WIB.

"Semuanya berjalan sangat baik. Saya rasa kami melakukan strategi yang terbaik. Luar biasa, saya masih tak percaya," tambah pebalap kelahiran Belgia tersebut.

Verstappen mengaku memang menargetkan podium pada balapan di Sirkuit Catalunya. Namun, menjadi juara tentu bukan hal yang sudah dia prediksi sebelumnya.

"Saya menargetkan podium tapi kemudian memenangi dengan mulus sungguh perasaan yang luar biasa," ujar Verstappen.