Bintang Muda Piala Eropa 2016: Yevhen Konoplyanka

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 04 Jun 2016, 20:17 WIB
Statistik gelandang Timnas Ukraina, Yevhen Konoplyanka. (Bola.com)

Bola.com, Jakarta - Yevhen Konoplyanka tergolong matang untuk ukuran pemain seusianya. Faktor menimba pengalaman saat berkostum tim-tim bagus, memberinya banyak nilai positif. Satu yang pasti, ia punya sifat mental bagus.

Terbang ke Prancis, Konoplyanka memiliki modal luar biasa. Ia baru saja ikut serta membawa klubnya, Sevilla menjadi jawara Liga Europa 2015-2016. Sebelumnya, ia berhasil mempersembahkan runner-up Piala Super Eropa 2015 dan runner-up Copa Del Rey 2015-2016.

Advertisement

Saat berkostum Dnipro, ia juga menjadi satu faktor penentu raihan runner-up pada 2014-2015. Pengalaman itu pula yang membuat Pelatih Ukraina, Mykhaylo Fomenko tak memiliki alibi untuk tidak memainkannya sejak awal pada setiap pertandingan.

Begitu juga saat bersua Jerman, Irlandia Utara dan negara tetangga, Polandia. Sosok Konoplyanka tak boleh dianggap remeh lawan. Posisinya tergolong fleksibel, meski lebih nyaman saat berstatus sebagai gelandang serang.

Gelandang Timnas Ukraina, Yevhen Konoplyanka (kiri) melakukan tembakan saat bersua Rumania, pada laga persahabatan internasional, di Stadion Oliimpiade Turin, Turin, Italia (29/5/2016). Konoplyanka akan berperan penting saat perhelatan Piala Eropa 2016.

Pakem tersebut membuatnya pantas mendapatkan kostum bernomor punggung 10, yang bagi sebagian orang masih memiliki idiom sebagai kunci permainan atau berstatus bintang berpengaruh. Fomenko sadar dengan kekuatan dahsyat pada diri Konoplyanka.

"Dia hanya perlu mengontrol emosi, dan itu hal yang wajib diperhatikan agar kekuatannya bisa keluar maksimal. Lawan akan memperhatikan setiap gerak-geriknya, dan benefit itulah yang harus dipakainya," tukas Fomenko.

Bagi Konoplyanka, hasrat untuk melangkah lebih jauh ketimbang saat mereka menjadi tuan rumah empat tahun silam, menjadi hal utama. Ia sadar, kekuatan timnya tak cukup untuk mengejutkan Jerman, membuat Polandia terpuruk ataupun meruntuhkan Irlandia Utara.

"Saya percaya dengan kekuatan tim, karena itulah yang membuat kami berada di Prancis 2016. Itu akan kami ulangi lagi, dan berharap semuanya bisa berjalan bagus," tegas Konoplyanka.

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini